RADAR BALI – Bursa transfer pemain Super League pada Januari ini menjadi momentum krusial bagi Persib Bandung untuk memperkuat skuad.
Teka-teki mengenai penambahan amunisi baru terjawab seiring dengan pergerakan manajemen melepas pemain asing mereka di jeda kompetisi.
Target mencetak sejarah hattrick juara Super League membuat Maung Bandung tidak ingin main-main. Manajer Persib, Umuh Muchtar, sebelumnya menegaskan bahwa penambahan pemain hanya akan dilakukan jika ada pemain yang keluar. Kini, dengan slot asing yang kosong, perburuan pemain baru dipastikan dimulai.
Persib Bandung dipastikan kehilangan legiun asingnya. William Marcilio telah resmi dilepas pada Desember lalu karena penampilannya tidak maksimal di paruh kompetisi.
William kalah bersaing dengan Tyronne del Pino, Luciano Guaycochea, Berguinho, bahkan talenta lokal Beckham Putra Nugraha dalam memperebutkan tempat di posisi attacking midfilder.
Eks Arema FC tersebut kini bergabung dengan Chungnam Asan, menyusul eks Singo Edan Charles Lokolingoy yang telah lebih dulu bermain di Liga Korea. Selain itu, Federico Barba juga dikabarkan segera menyusul kembali ke Eropa pada bursa transfer Januari ini.
“Kalau nanti ada pemain asing Persib Bandung yang keluar, pasti ada penambahan. Tapi kalau tidak ada yang keluar, saya yakin tidak akan ada penambahan di Super League ini,” ucap Umuh Muchtar terkait kebijakan transfer tim.
Dengan hengkangnya William dan rencana pelepasan Barba, manajemen kini memiliki ruang untuk mendatangkan pemain baru yang lebih sesuai dengan kebutuhan strategi pelatih.
Persib Antisipasi Badai Cedera
Umuh menekankan bahwa belanja pemain penting untuk menjaga kedalaman tim, terutama untuk mengantisipasi faktor non-teknis seperti cedera di fase krusial.
“Kekurangannya itu kadang-kadang tim lagi on, tapi di fase yang sangat penting justru ada pemain yang cedera atau sakit. Itu yang harus diwaspadai ke depannya,” tutur Umuh.
Ia juga meminta seluruh pemain, baik lokal maupun asing, untuk selalu dalam kondisi siap tempur. Umuh percaya bahwa komposisi pemain lokal Persib saat ini sudah sangat mumpuni, sehingga tambahan pemain asing baru diharapkan menjadi pelengkap yang sempurna.
Menjelang putaran kedua, Umuh mengingatkan bahwa margin poin di klasemen sangat tipis. Persib dituntut untuk tampil konsisten dan meminimalisir hasil negatif.
“Persaingan ini harus disikapi dengan strategi yang benar supaya Persib Bandung tidak terkalahkan. Sekali kalah atau sekali seri saja sudah sangat riskan, karena tim-tim di bawah selisih poinnya cuma satu atau dua,” tegasnya.
Persib Bandung akan memulai pembuktiannya di putaran kedua dengan menjamu PSBS Biak di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada 25 Januari mendatang. Kemenangan menjadi target mutlak untuk mengamankan posisi puncak klasemen sekaligus menjaga momentum menuju juara.***
Editor : Ibnu Yunianto