Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Persik Kebobolan 22 Gol, Marcos Reina Siapkan Strategi Ini Jinakkan Bali United

Dhian Harnia Patrawati • Kamis, 29 Januari 2026 | 17:31 WIB
Ezra Walian dan para pemain Persik Kediri melatih strategi khusus melawan Malut United di Ternate. Strategi tersebut sukses diterapkan saat melawan Persib Bandung.
Ezra Walian dan para pemain Persik Kediri melatih strategi khusus melawan Malut United di Ternate. Strategi tersebut sukses diterapkan saat melawan Persib Bandung.

RADAR BALI - Pelatih Persik Marcos Reina Torres tengah memutar otak demi membawa Skuad Macan Putih bangkit pada laga pekan ke-19 BRI Super League.

Menjelang duel kontra Bali United di Stadion Brawijaya, Jumat (30/1) besok sore, evaluasi besar-besaran dilakukan, terutama pada sektor pertahanan yang dinilai kocar-kacir.

Statistik menunjukkan rapor merah di lini belakang Persik sepanjang putaran pertama. Dari total 26 gol yang bersarang ke gawang tim, sebanyak 22 gol di antaranya terjadi pada babak kedua.

Hal ini menunjukkan adanya penurunan performa yang drastis setelah turun minum.

Manajer Tim Persik Kediri Mochamad Syahid Nur Ichsan mengakui bahwa catatan kebobolan tersebut merupakan imbas dari melemahnya fokus pemain.

“Berarti kan memang entah dari sisi faktor kebugaran atau dari sisi faktor hilangnya konsentrasi atau fokus. Ini yang jadi PR besar bagi tim pelatih,” ujar pria asal Bandung tersebut.

Manajemen telah menekankan kepada tim pelatih agar para pemain bisa bertarung stabil selama 90 menit hingga injury time.

Persoalan stamina dan konsentrasi di menit-menit krusial menjadi titik fokus yang harus diperbaiki pada putaran kedua ini agar kesalahan serupa tidak terulang saat menjamu Bali United.

Harapan pada Jon Toral dan Adrian Luna

Di tengah upaya memperbaiki kedisplinan posisi, Marcos Reina mendapatkan kabar baik dari dua amunisi asingnya, Jon Toral dan Adrian Luna. Kondisi fisik keduanya dilaporkan terus membaik meski belum mencapai level 100 persen.

"Jon Toral dan Luna merasa lebih baik saat ini. Kami tahu mereka datang tanpa berlatih selama beberapa minggu. Dengan kondisi terkini, mereka memiliki kemungkinan untuk bermain karena hari ini mereka sedikit lebih baik," ungkap Marcos Reina.

Hadirnya kedua pemain ini diharapkan mampu menambah opsi taktis bagi Reina untuk menjaga stabilitas permainan tim, sekaligus memberikan variasi agar Persik tidak lagi kehilangan kendali permainan di paruh kedua.

Waspada Menit Akhir

Eks Pelatih Kepala Persik Budiardjo Thalib turut mengingatkan pentingnya menjaga stamina hingga peluit panjang berbunyi.

Menurutnya, kesalahan dalam melakukan rotasi atau penurunan fisik di babak kedua sering kali menjadi pintu masuk bagi gol lawan.

Menghadapi tim seagresif Bali United, konsentrasi penuh adalah harga mati.

Tim pelatih Persik kini dituntut mencari jalan keluar untuk mengatasi fenomena kebobolan di babak kedua, entah melalui manajemen pergantian pemain yang lebih tepat atau penguatan mentalitas bertanding para pemain di lapangan.**

Editor : Ibnu Yunianto
#Persik vs Bali United #persik kediri #Adrian Luna #strategi #nur ichsan #Jon Toral #Super League #bali united #Marcos Reina Torres #stadion brawijaya #ezra walian #Pertahanan