Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

PIALA ASIA FUTSAL 2026: Iran Raja 13 Trofi, Jepang 4 Trofi, Ini Analisis Timnas Futsal Indonesia versus Jepang di Semifinal

Admin Radar Bali • Rabu, 4 Februari 2026 | 12:13 WIB
SUDAH KEPALANG BASAH : Timnas Indonesia berselebrasi seusai mengalahkan Vietnam 3-2. (foto Dery Ridwansah/JawaPos.com)
SUDAH KEPALANG BASAH : Timnas Indonesia berselebrasi seusai mengalahkan Vietnam 3-2. (foto Dery Ridwansah/JawaPos.com)

 

Radar Bali.id- Rekor manis Timnas Futsal Indonesia melaju ke semifinal, di Indonesia Arena, Jakarta, Besok malam, Kamis (5/2/2026), pukul 20.00 Wita.

Menghadapi Jepang memang tantangan berat, karena kolektor empat trofi Asia, di bawah Iran, 13 trofi Asia, namun dalam olahraga taka da kata mustahil. Berikut adalah analisis peluang dan rekor pertemuan kedua tim.

Pelatih Timnas Futsal kebanggaan, Hector Souto kepada awak media juga menegaskan sikapnya untuk focus membidik final. Meskipun sebelumnya hanya menargetkan perempat final. Tapi sekarang sudah “kepalang basah” untuk all out.”Target kita sekarang final!” tandasnya.

Tentu ini tidak mudah. Secara historis, Jepang memang menjadi "tembok besar" bagi Indonesia. Namun, jarak kualitas kedua tim semakin menipis dalam beberapa tahun terakhir.

Dominasi Jepang

Dalam catatan sejarah, Jepang lebih sering menang. Salah satu pertemuan paling ikonik terjadi di Perempat Final Piala Asia Futsal 2022. Saat itu, Indonesia kalah tipis dengan skor 2-3.

Meski secara statistik Jepang unggul, skor tipis pada 2022 menunjukkan bahwa Indonesia sudah mampu memberikan perlawanan yang membuat Jepang kewalahan hingga menit-menit akhir.

Sebagian besar penggawa Timnas saat ini adalah mereka yang membawa Indonesia tampil apik di level internasional, sehingga faktor mental "takut nama besar" sudah jauh berkurang.

Analisis Peluang

Melawan juara Asia empat kali membutuhkan disiplin taktik tingkat tinggi. Berikut adalah faktor penentu peluang Indonesia:

Kolektivitas vs Kedisiplinan

Jepang dikenal dengan permainan yang sangat terorganisir, transisi cepat, dan kedisiplinan posisi. Indonesia, di bawah asuhan pelatih (saat ini Hector Souto), memiliki gaya main yang eksplosif, cepat, dan mengandalkan skill individu yang dipadukan dengan kolektivitas tim. Jika Indonesia bisa menjaga fokus selama 40 menit tanpa blunder, peluang menang sangat terbuka.

Ketajaman Pivot dan Peran Anchor

Indonesia punya deretan pemain depan yang tajam. Kemampuan menahan bola dan menyelesaikan peluang sekecil apa pun akan menjadi kunci, karena Jepang biasanya tidak memberikan banyak ruang di area pertahanan mereka.

Faktor Psikologis

Indonesia datang sebagai underdog yang sedang naik daun (memiliki momentum positif). Beban justru ada di pihak Jepang yang dituntut untuk selalu masuk final. Jika Indonesia bisa mencetak gol lebih dulu, tekanan pada Jepang akan berlipat ganda.

Prediksi Jalannya Laga

Jepang kemungkinan besar akan mendominasi penguasaan bola, sementara Indonesia akan mengandalkan serangan balik cepat (counter-attack) yang menjadi senjata mematikan kita selama ini.

Di sisi lain, Iran vs Irak juga akan berlangsung sengit. Jika Indonesia mampu melewati Jepang, potensi bertemu raksasa dunia, Iran, di final akan menjadi sejarah baru bagi olahraga Indonesia.[*]

 

Editor : Hari Puspita
#Futsal #semifinal #timnas futsal indonesia #Piala Asia #timnas futsal jepang