RADAR BALI - Pada hari ke-13 penyelenggaraan Olimpiade Musim Dingin 2026 di Milano Cortina, Italia, persaingan di papan atas klasemen semakin mengerucut.
Norwegia masih menunjukkan dominasinya sebagai penguasa olahraga salju, sementara kejutan besar datang dari negara tropis yang mencatatkan sejarah baru.
Berikut adalah pembaruan klasemen medali dan momen penting yang terjadi hingga 20 Februari 2026.
Klasemen Medali Sementara (Top 5)
Perolehan medali hingga Jumat pagi waktu setempat menunjukkan keunggulan signifikan dari kontingen Skandinavia.
Peringkat Negara Emas Perak Perunggu Total
1 Norwegia 16 8 10 34
2 Amerika Serikat 9 12 6 27
3 Italia 9 5 12 26
4 Jepang 5 6 11 22
5 Jerman 5 8 8 21
Rekor Johannes Klaebo
Norwegia semakin kokoh di puncak klasemen dengan total 34 medali. Keberhasilan ini didorong oleh performa konsisten di cabang ski lintas alam dan biathlon.
Bintang mereka, Johannes Hoesflot Klaebo, resmi menjadi atlet tersukses sepanjang masa di ajang musim dingin setelah menambah koleksi emasnya di nomor sprint putra.
Klaebo kini mengoleksi total 10 medali emas, melampaui rekor legenda Ole Einar Bjoerndalen.
Kebangkitan Amerika Serikat dan Tuan Rumah
Amerika Serikat berhasil menyalip posisi tuan rumah Italia untuk menempati peringkat kedua pada Kamis malam.
Tambahan emas krusial datang dari tim hoki es putri yang mengalahkan Kanada di babak final yang dramatis, serta performa gemilang Alysa Liu di nomor tunggal putri figure skating.
Sementara itu, Italia yang bertindak sebagai tuan rumah terus konsisten di posisi tiga besar.
Dukungan publik di Milano dan Cortina d’Ampezzo menjadi suntikan semangat bagi para atlet Azzurri, terutama di cabang short track speed skating dan luge yang menjadi lumbung medali mereka.
Sejarah Baru: Emas Pertama Negara Tropis
Kejutan terbesar pada Olimpiade kali ini datang dari Lucas Braathen.
Atlet yang mewakili Brasil tersebut berhasil meraih medali emas di nomor giant slalom putra.
Ini merupakan medali emas pertama dalam sejarah yang diraih oleh negara Amerika Latin dan negara tropis di ajang Olimpiade Musim Dingin.
Kemenangan ini membuktikan bahwa keterbatasan geografis bukan lagi penghalang untuk berprestasi di atas salju.
Performa Negara Asia
Jepang memimpin perolehan medali untuk kawasan Asia dengan berada di peringkat ke-4.
Disusul oleh Tiongkok yang mulai merangkak naik setelah aksi Su Yiming yang memenangkan emas di cabang snowboard slopestyle putra tepat di hari ulang tahunnya yang ke-22.
Penyelenggaraan masih menyisakan beberapa hari lagi sebelum upacara penutupan pada 22 Februari 2026.
Dengan sisa nomor di cabang bobsleigh dan ski jumping, posisi di lima besar masih sangat mungkin berubah.***
Editor : Ibnu Yunianto