RADAR BALI - Babak kualifikasi nomor Women's Freeski Halfpipe di Livigno Snow Park menjadi salah satu momen paling dramatis dalam penyelenggaraan Olimpiade Musim Dingin Milano Cortina 2026.
Angin kencang dan jarak pandang yang buruk di pegunungan memaksa panitia menunda sesi kualifikasi sebanyak dua kali, yang tidak hanya merusak ritme latihan tetapi juga memicu ketegangan tinggi di area start.
Momen paling mencekam terjadi saat atlet Kanada, Cassie Sharpe, melakukan percobaan keduanya.
Peraih medali emas PyeongChang 2018 ini mengalami pendaratan sangat keras di tepi pipe setelah mencoba teknik putaran tinggi, hingga pertandingan harus dihentikan selama 15 menit untuk perawatan medis.
Secara mengejutkan, Sharpe mampu bangkit dan mengamankan posisi ketiga kualifikasi, sebuah aksi heroik yang mendapat sambutan luar biasa dari penonton.
"Saya hanya berpikir, ini adalah Olimpiade terakhir saya, saya tidak akan membiarkan cedera menghentikan langkah saya menuju final," ungkap Sharpe seperti dikutip Olympics.
Ketegangan tidak berhenti di sana, terutama bagi bintang utama Eileen Gu. Sebagai juara bertahan, Gu memikul beban ekspektasi besar namun sempat gagal mendarat sempurna pada percobaan pertama.
Situasi kritis ini sempat menempatkannya di posisi tidak aman, sebelum akhirnya ia menunjukkan ketenangan luar biasa pada percobaan kedua untuk mengamankan tiket final di peringkat kelima.
"Tadi adalah ujian mental yang luar biasa. Cuaca hari ini sangat tidak terduga, tapi saya senang bisa tetap tenang dan mengamankan posisi untuk bertarung di final," ujar Gu.
Di tengah drama para favorit, Zoe Atkin dari Britania Raya justru tampil tanpa celah dan memimpin klasemen dengan skor tertinggi 91,50.
"Melihat Eileen dan Cassie bangkit dari tekanan memberikan energi tambahan bagi kami semua. Final nanti akan menjadi pertunjukan yang sangat kompetitif," tutur Zoe.
Namun, sorotan utama tertuju pada kekuatan kolektif tim Tiongkok. Mereka mencetak sejarah dengan meloloskan empat atlet sekaligus ke babak final, sebuah dominasi yang belum pernah terjadi sebelumnya di nomor ini.
Pelatih Kepala Tim Freestyle Skiing Tiongkok menyatakan, "Ini adalah hasil kerja keras bertahun-tahun. Memiliki empat atlet di final Olimpiade adalah bukti bahwa program pengembangan kami berjalan dengan sangat baik."
Selain atlet-atlet Tiongkok dan Inggris, dua atlet AS juga berhasil masuk ke final. Skiyer Svea Irving memulai final dari urutan ke 8 di kualifikasi serta Kate Gray masuk final lewat peringkat 12 di kualifikasi.
Pertandingan final yang melibatkan 12 atlet terbaik ini dijadwalkan berlangsung hari ini, Minggu, 22 Februari 2026, mulai pukul 10:40 waktu setempat atau 16:40 WIB.
Final ini akan menjadi salah satu penentu posisi akhir klasemen medali sebelum upacara penutupan digelar di Verona Arena malam nanti.
Berikut adalah daftar lengkap finalis yang akan berlaga:
Peringkat Kualifikasi Nama Atlet Negara
1 Zoe Atkin Britania Raya
2 Li Fanghui Tiongkok
3 Cassie Sharpe Kanada
4 Indra Brown Australia
5 Eileen Gu Tiongkok
6 Zhang Kexin Tiongkok
7 Amy Fraser Kanada
8 Svea Irving Amerika Serikat
9 Rachael Karker Kanada
10 Mischa Thomas Selandia Baru
11 Liu Yishan Tiongkok
12 Kate Gray Amerika Serikat
Selain duel di lintasan salju, hari terakhir Olimpiade 2026 juga akan menyajikan final bergengsi lainnya seperti Hoki Es putra antara Kanada melawan Amerika Serikat dan Curling putri.
Seluruh rangkaian kompetisi ini akan ditutup secara resmi pada pukul 20:30 waktu setempat, menandai penyerahan estafet tuan rumah kepada Alpen Prancis untuk edisi 2030.***
Editor : Ibnu Yunianto