RADAR BALI – Persib Bandung menargetkan poin penuh saat menjamu Madura United dalam laga lanjutan Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kamis (26/2) malam.
Pertandingan yang dijadwalkan kick-off pukul 20.30 WIB ini akan menjadi panggung pembuktian kedalaman skuat Maung Bandung di tengah absennya sejumlah pilar utama.
Sorotan utama pada laga ini tertuju pada mantan bintang Paris Saint-Germain, Layvin Kurzawa.
Bek asal Prancis tersebut disiapkan untuk menjalani debutnya di kompetisi domestik Indonesia.
Sebelumnya, Kurzawa sudah sempat tampil di kancah Asia saat melawan Ratchaburi FC di AFC Champions League Two, namun diistirahatkan pada laga melawan Persita di GBLA pekan lalu.
Pelatih Persib Bojan Hodak mengakui keputusan memarkir Kurzawa bagian dari manajemen kebugaran agar eks bek Paris Saint Germain itu tidak mengalami cedera akibat jadwal padat.
Kini, Kurzawa dipastikan masuk dalam skuat untuk menghadapi Laskar Sape Kerrab.
Absensi Bojan Hodak dan Thom Haye
Meski bermain di hadapan pendukung sendiri, Persib tidak akan didampingi pelatih kepala Bojan Hodak di pinggir lapangan.
Pelatih asal Kroasia tersebut harus absen akibat hukuman akumulasi kartu kuning. Tugas memberikan instruksi langsung di lapangan akan beralih kepada asisten pelatih Igor Tolic.
Selain itu, lini tengah dipastikan kehilangan Thom Haye yang harus absen karena urusan keluarga.
Gelandang timnas Indonesia tersebut diproyeksikan baru bisa kembali saat Persib bersua Persebaya Surabaya di laga berikutnya. Bek Julio Cesar juga masih menepi akibat cedera hamstring.
Namun, angin segar bertiup dengan kembalinya Marc Klok yang dinyatakan pulih dan siap mengawal lini tengah bersama kapten tim Federico Barba.
Asisten pelatih Persib Igor Tolic menegaskan bahwa persiapan tim sudah dilakukan dengan matang, mencakup penajaman lini serang hingga antisipasi bola mati.
"Kami mematangkan strategi bagaimana nanti ketika menyerang, bertahan, dan mengeksekusi bola mati," ujar Asisten Pelatih Persib Igor Tolic.
Waspadai Transisi Madura United
Persib yang saat ini bertengger di puncak klasemen dengan 50 poin tetap enggan meremehkan Madura United yang berada di peringkat 14.
Igor Tolic menilai tim lawan memiliki transisi cepat yang mematikan.
"Madura United tim yang bagus. Mereka memiliki cara bermain yang spesifik, set piece yang sangat bagus, dan transisi yang sangat cepat ke tengah karena biasanya ada dua penyerang," tambah Tolic.
Senada dengan pelatih, Federico Barba menekankan bahwa mentalitas tim tidak berubah meski banyak klub melakukan perombakan di putaran kedua.
"Tidak ada yang berubah tentang mentalitas kami. Kami tetap ingin mendapatkan tiga poin," tegas bek asal Italia tersebut.
Madura United Dalam Tekanan Besar
Di sisi lain, Pelatih Madura United Carlos Perreira mengakui timnya datang dengan beban berat setelah gagal meraih kemenangan dalam empat laga terakhir.
Namun, Perreira menegaskan anak asuhnya telah menyiapkan rencana khusus untuk meredam tuan rumah.
"Ini pertandingan penting. Kami menyiapkan rencana untuk besok dan akan melakukan yang terbaik. Kami tahu ada tekanan besar, tapi kami harus mendapatkan poin dan memulainya besok," kata Perreira.
Terkait absennya Hodak, Perreira menilai hal itu tidak akan mengurangi kekuatan lawan.
"Pemain Persib sudah tahu bagaimana mereka bermain. Kehilangan pelatih di luar lapangan tidak akan memengaruhi cara bermain mereka," pungkasnya.***
***
Editor : Ibnu Yunianto