Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

DAMPAK BBM LANGKA : Pemkab Tabanan Terapkan WFH Bagi ASN dan Sekolah Daring

J
Penulis: Juliadi Radar Bali❯
Ilustrasi Work From Home (WFH) di Bali. (gambar digital gemini/radar bali)
Ilustrasi Work From Home (WFH) di Bali. (gambar digital gemini/radar bali)

Advertisement

TABANAN, Radar Bali.id – Imbas kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang melanda wilayah Bali selama tiga hari terakhir, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan resmi mengambil langkah tegas.

Pemkab Tabanan memberlakukan kebijakan Work From Home (WFH) atau bekerja dari rumah bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Advertisement

Tidak hanya bagi pegawai instansi, Pemkab Tabanan juga menerapkan sistem pembelajaran jarak jauh atau dalam jaringan (daring) bagi seluruh satuan pendidikan negeri dan swasta di Kabupaten Tabanan.

Kebijakan WFH dan sekolah daring ini mulai diberlakukan sejak Kamis, 15 Oktober 2026 hingga Sabtu, 17 Oktober 2026 mendatang.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tabanan, I Gede Susila menjelaskan, langkah ini menindaklanjuti Surat Edaran yang diterbitkan Gubernur Bali, I Wayan Koster, Rabu, 14 Oktober 2026. Kebijakan ini diambil guna mendukung kelancaran distribusi BBM oleh PT Pertamina agar berjalan aman dan kondusif.

Advertisement

Berdasarkan edaran tersebut, WFH berlaku bagi pimpinan instansi vertikal, instansi Pemda Provinsi/Kabupaten/Kota, hingga BUMN dan BUMD di Bali. Sementara itu, seluruh jenjang satuan pendidikan diminta melaksanakan aktivitas belajar atau perkuliahan secara daring.

"WFH dan belajar daring ini diberlakukan mulai Kamis, 15 Oktober 2026 sampai dengan Sabtu, 17 Oktober 2026 dengan tetap memperhatikan efektivitas proses pembelajaran sesuai ketentuan di satuan pendidikan masing-masing," ujar Susila, Rabu, 14 Oktober 2026.

Ia menegaskan, jajaran Pemkab Tabanan menyelaraskan langkah penuh dengan instruksi Pemprov Bali. “Kita ikuti kebijakan Pemprov untuk pelaksanaannya di lapangan,” terangnya.

Secara terpisah, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Tabanan, I Gusti Putu Ngurah Darma Utama membenarkan bahwa seluruh sekolah dari semua jenjang akan melaksanakan pembelajaran daring.“Mulai besok (Kamis, 15/10/2026) sampai kondisi normal,” kata Darma Utama.

Darma Utama mengungkapkan, kebijakan fleksibel ini diambil guna menjaga proses belajar mengajar tetap berlangsung sekaligus memberikan solusi atas kendala transportasi yang dialami para guru dan siswa menuju sekolah.

Advertisement
Editor : Hari Puspita
Sumber : Radar Bali

Artikel Terkait

Bali Krisis BBM:Sempat 5 Hari Tak Melaut, Nelayan Kubutambahan akhirnya Diizinkan Beli Pakai Jeriken

Bali Krisis BBM:Sempat 5 Hari Tak Melaut, Nelayan Kubutambahan akhirnya Diizinkan Beli Pakai Jeriken

Mereka kembali diizinkan membeli bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite menggunakan jerigen di SPBU setempat setelah sebelumnya sempat dilarang.

Antisipasi Kelangkaan BBM Terulang, Pemkab Karangasem Bentuk Satgas Khusus, Ini Pertimbangannya

Antisipasi Kelangkaan BBM Terulang, Pemkab Karangasem Bentuk Satgas Khusus, Ini Pertimbangannya

Gejolak krisis Bahan Bakar Minyak (BBM) yang sempat terjadi di Karangasem mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah.

Selamat Tinggal Antrean BBM di Denpasar, Bisa Santai Isi Bensin Sepuasnya

Selamat Tinggal Antrean BBM di Denpasar, Bisa Santai Isi Bensin Sepuasnya

Pantauan di lapangan menunjukkan situasi di beberapa titik SPBU krusial, seperti di kawasan Jalan Gajah Mada (Gatsu) Barat, Jalan Maruti, hingga Jalan Kebo Iwa Utara Denpasar.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer