Mantap! Revitalisasi Pasar Taman Sari Tabanan Capai 77 %, Dilengkapi Ikon Kapal Pinisi,Kafe Rooftop

TABANAN, Radar Bali.id – Proyek revitalisasi Pasar Tradisional Taman Sari di Desa Delod Peken, Kecamatan Tabanan, membawa konsep arsitektur yang terbilang unik dan tampil beda.
Baca Juga: Siapkan Dana Rp6,8 Miliar, Pasar Taman Sari Tabanan Bakal Disulap Modern, Relokasi Awal Juni 2026
Di bawah pengerjaan Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPR) Kabupaten Tabanan, pasar ini disulap tidak hanya sebagai pusat perdagangan rakyat, tetapi juga destinasi wisata dan ruang kumpul keluarga.
Baca Juga: Relokasi 293 Pedagang Rampung, Proyek Revitalisasi Pasar Mentigi Rp98 Miliar Mulai Digarap
Daya tarik utama dari bangunan baru ini adalah keberadaan ornamen berbentuk Kapal Pinisi berukuran besar di bagian lantai atas (rooftop) pasar. Area tersebut nantinya difungsikan sebagai kafe (coffee shop) dan ruang publik untuk bersantai.
Kepala Dinas PUPR Tabanan, I Gde Made Partana, 52, mengonfirmasi bahwa progres pengerjaan fisik revitalisasi pasar tradisional yang berlokasi tepat di belakang Taman Perjuangan Singasana tersebut kini sudah menembus angka 77,67 persen.
"Untuk struktur fisik utama bangunan pasar tradisional sudah rampung seluruhnya. Saat ini pengerjaan berfokus pada tahap finishing, perapian, dan pengerjaan eksterior ornamen Kapal Pinisi di lantai atas," ungkap Partana pada Selasa (20/10/2026).
Partana menjelaskan, konsep revitalisasi Pasar Taman Sari dirancang secara terpadu (integrated) dengan penataan Kawasan Taman Perjuangan Singasana di dekatnya. Penambahan ornamen Kapal Pinisi bertujuan memaksimalkan fungsi ruang tanpa mengganggu fungsi utama pasar.
"Fungsi pasar tradisional tetap berjalan normal di lantai bawah. Sementara ruang UMKM untuk coffee shop di area Kapal Pinisi lantai atas berjalan sebagai tempat rekreasi dan tempat berkumpul warga. Itu nilai plus dari penataan ini," jelasnya.
Proyek revitalisasi Pasar Tradisional Taman Sari ini menyedot anggaran APBD Kabupaten Tabanan Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp 6.844.579.000 dengan durasi pengerjaan 180 hari kalender. Hingga saat ini, proses pengerjaan berjalan lancar tanpa kendala teknis berarti.
"Target kami, pengerjaan proyek revitalisasi Pasar Taman Sari ini rampung sepenuhnya pada November 2026 mendatang," tandas Partana. [*]



