Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Akses Jalan Baturiti Sempat Lumpuh Total 16 Jam Akibat Longsor

J
Penulis: Juliadi Radar Bali❯
LONGSOR TUTUP JALAN : Kerja keras petugas BPBD Tabanan yang melakukan penanganan tanah longsor di wilayah Baturiti Tabanan. (foto:Juliadi/Radar Bali)
LONGSOR TUTUP JALAN : Kerja keras petugas BPBD Tabanan yang melakukan penanganan tanah longsor di wilayah Baturiti Tabanan. (foto:Juliadi/Radar Bali)

Advertisement

TABANAN, RadarBali.id – Musibah bencana alam masih terus menghantui wilayah Kabupaten Tabanan. Memasuki musim hujan yang melanda sejak akhir Oktober hingga awal November 2026, sejumlah kejadian bencana alam terpantau masif terjadi di berbagai titik.

Setelah sebelumnya tiga rumah dilaporkan terkena longsor di wilayah perumahan Puskopad II, BSI Sanggulan Indah, Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri, musibah susulan kembali terjadi.

Akibat guyuran hujan lebat yang melanda Kabupaten Tabanan pada Senin, 1 November 2026 dan Selasa, 2 November 2026, puluhan titik pohon tumbang serta tanah longsor tak terhindarkan.

Berdasarkan laporan sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tabanan, setidaknya tercatat delapan kejadian bencana yang tersebar di beberapa kecamatan. Dari jumlah tersebut, Kecamatan Baturiti menjadi wilayah dengan kejadian terbanyak, yakni mencapai enam titik longsor dan pohon tumbang, sementara sisanya tersebar di kecamatan lain.

Advertisement

Dampak terparah dirasakan di Banjar Kerobokan, Desa Mekarsari, Kecamatan Baturiti. Tanah longsor disertai pohon tumbang menutup total akses jalan keluar dari Banjar Sekar Gula menuju Banjar Kerobokan. Akibatnya, warga setempat sempat terisolasi selama sekitar 16 jam karena jalur tersebut sama sekali tidak dapat dilalui kendaraan.

Bencana longsor di titik ini terjadi pada Senin, 1 November 2026 pukul 21.10 Wita. Material tanah dan pepohonan yang menutup badan jalan tergolong sangat tebal, sehingga proses pembersihan membutuhkan waktu panjang dan baru rampung pada Selasa, 2 November 2026 siang sekitar pukul 13.00 Wita.

Selain di Desa Mekarsari, bencana di Kecamatan Baturiti juga menerjang Banjar Antapan, Desa Antapan. Di lokasi ini, tanah longsor sempat menutup akses jalan serta menimpa rumah warga sekitar.

Sementara itu, di Banjar Apit Yeh, Desa Bangli, pohon tumbang dan longsor membuat jalanan lumpuh total. Kondisi berbeda terjadi di Banjar Pacung, Desa Baturiti, di mana bahu jalan amblas dan menyebabkan badan jalan menyempit, sehingga kendaraan yang melintas harus diberlakukan sistem buka tutup.

Pohon tumbang juga dilaporkan menimpa bangunan di kawasan Air Panas WET, Desa Apuan. Sejumlah titik lain di Desa Antapan dan Apuan turut masuk dalam daftar laporan darurat akibat cuaca ekstrem tersebut.

Camat Baturiti, Ni Luh Mahadi Santi Dewi, mengatakan bahwa penanganan tanah longsor di wilayahnya melibatkan sinergi antara BPBD Tabanan, TNI, Polri, masyarakat, serta instansi terkait. Mengingat tebalnya material, proses pembersihan bahkan turut dibantu oleh armada pemadam kebakaran.

Advertisement

Artikel Terkait

Pura Puncak Adeng Angseri Dikepung Longsor, Kerugian Ditaksir Rp 1 Miliar

Pura Puncak Adeng Angseri Dikepung Longsor, Kerugian Ditaksir Rp 1 Miliar

Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Tabanan belakangan ini masih memicu berbagai bencana tanah longsor.

Duh! Warung Ringsek Tertimpa Pohon Kelapa di Selumbung, Manggis,  Karangasem

Duh! Warung Ringsek Tertimpa Pohon Kelapa di Selumbung, Manggis,  Karangasem

Hujan deras membawa petaka sebuah warung makanan ringan dan penjual canang milik I Nengah Tresna, 46, di Desa Selumbung, Kecamatan Manggis,Karangasem.

Jalur Utama Denpasar-Gilimanuk Dikepung Ancaman Pohon Tumbang,akhirnya Dipangkas dan Tebang

Jalur Utama Denpasar-Gilimanuk Dikepung Ancaman Pohon Tumbang,akhirnya Dipangkas dan Tebang

Ancaman pohon tumbang di sepanjang jalur utama Denpasar-Gilimanuk menjadi perhatian serius memasuki musim hujan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer