Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Di Tabanan Harga Gas LPG Tembus Rp 24 Ribu, Disperindag Tuding Permainan Pengecer

Juliadi Radar Bali • Jumat, 31 Mei 2024 | 21:25 WIB
ELPIJI MELON LANGKA : Salah satu agen/pangkalan gas LPG 3 kilogram di Tabanan. (juliadi/radar bali)
ELPIJI MELON LANGKA : Salah satu agen/pangkalan gas LPG 3 kilogram di Tabanan. (juliadi/radar bali)

TABANAN, Radar Bali.id - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Tabanan memastikan bahwa gas LPG 3 kilogram di Tabanan belum alami kelangkaan saat ini.

Namun soal harga gas LPG 3 kilogram yang tembus Rp 24 ribu di masyarakat. Itulah adalah permainan harga yang dilakukan ditingkat pengecer. 

"Belum ada kelangkaan, masih seperti dulu kuota gas LPG melon sekitar 21 ribu setiap bulan. Bahkan tidak ada pengurangan kuota dari Pertamina untuk Tabanan," kata Kepala Disperindag Tabanan Ni Made Murjani, Kamis (30/5/2024). 

Selain itu pihaknya juga sudah bersurat kepada Pertamina untuk mengantisipasi terjadi kelangkaan kebutuhan gas LPG menjelang Hari Raya Idul Adha.

Artinya hal ini pihaknya lakukan agar ketersedian pasokan gas aman jelang Hari Raya Idul Adha nanti di pertengahan bulan Juni.  

Untuk saat ini di Tabanan pasokan gas LPG 3 kilogram posisi aman. Tetapi jika di lapangan masyarakat susah mencari gas LPG. Kemungkinan karena gas habis pada saat dalam perjalanan pengiriman diagen dan pangkalan. Karena semua agen dan pangkalan gas, punya jadwal rutinitas pengiriman. 

Kemudian terkait harga gas LPG 3 kilogram yang lumayan tinggi sampai Rp 24 ribu di masyarakat. Pihaknya belum mengetahui informasi tersebut. Tapi akan pihaknya telusuri. 

Harga gas LPG 3 kilogram yang pasti tetap mengikuti harga eceran tertinggi (HET) yakni Rp 19-20 ribu. 

"Kalau harga dibawah ada kenaikan, pasti ada surat edaran resmi dari Pertamina. biasanya harga gas LPG naik, karena kenakalan pihak pengecer dibawah yang melakukan permainan harga," jelasnya. 

Permainan harga dilakukan pengecer ini, pastinya Pertamina akan memberikan sanksi. Apalagi dilakukan oleh agen dan pangkalan bisa dicabut izin mereka. 

"Jadi sanksinya bisa dalam pencabutan izin nantinya," pungkasnya.  

Sementara itu Koordinator Agen gas LPG wilayah Tabanan I Gusti Ngurah Gede Siwa Genta mengatakan sejauh ini belum terjadi kelangkaan gas LPG 3 kilogram di Tabanan. Jika terjadi kelangkaan itu kemungkinan karena pemakaian LPG 3 kilogram oleh masyarakat terjadi peningkatan. "Masih normal, distribusi masih berjalan seperti biasa," singkatnya. [*]

 

Editor : Hari Puspita
#gas elpiji 3 kg #tabanan #langka