TABANAN, Radar Bali.id - Memastikan kesiapan personel, sarana dan prasarana dalam pengamanan Pilkada Tabanan tahun 2024.
Kepolisian Polres Tabanan menggelar simulasi sistem pengamanan kota (Sispamkota) di depan Taman Makam Pahlawan (TMP) Pancatirta Tabanan, Rabu (14/8/2024).
Sispamkota tersebut melibatkan ratusan personil. Mulai dari Polres Tabanan, Kodim 1619/Tabanan, Satpol PP Tabanan, Pecalang dan organisasi Pamswakarsa.
Baca Juga: Ketua Bawaslu Tabanan, Ketut Narta: Pilkada Tabanan Rawan Perusakan APK
Saat simulasi, aparat kepolisian melakukan penanggulangan aksi masa dari salah satu pasangan calon yang tak terima hasil perhitungan perolehan suara di TPS. Yang berujung aksi demontrasi di Kantor KPUD Tabanan.
Aparat kepolisian langsung bertindak membubarkan masa yang melakukan aksi demonstrasi dengan menurunkan personil Dalmas Polres Tabanan dan kendaraan water canon untuk membubarkan aksi masa tersebut. Meski sebelumnya telah dilakukan langkah-langkah persuasif dan preventif terlebih dahulu.
Kapolres Tabanan ABKP Candra Citra Kesuma mengatakan simulasi
Sispamkota ini sebagai bentuk kesiapan personil dalam pengamanan Pilkada Tabanan. Apabila terjadi hal-hal yang tidak pihaknya inginkan dalam pilkada yang digelar 27 November mendatang.
Simulasi Sispamkota ini pula untuk mengecek kesiapan personil, kesiapan sarana prasarana hingga alat-alat yang akan digunakan oleh personil saat bertugas nanti.
Simulasi ini bagian dari tahap awal bagaimana pengamanan pilkada dilakukan di lapangan oleh personel.
”Saya ingin benar-benar personel maksimal dan serius dalam menjalankan tugasnya," ujar perwira menengah asal Bandung, Jawa Barat ditemui usai pelaksanaan Sispamkota.
Ia pula meminta jajaran untuk tidak underestimate atau meremehkan terhadap segala situasi. Tetap waspada jangan padang bulu dan apabila ada oknum-oknum yang ingin mengganggu situasi dan keamanan pilkada di Kabupaten Tabanan.
”Aparat kepolisian harus siap. Bila perlu melakukan tindakan tegas dan terukur sesuai dengan SOP, sehingga situasi keamanan menjadi kondusif," tegasnya.
Disinggung berapa jumlah personil yang nanti diturunkan untuk pengamanan Pilkada Tabanan.
Sejauh ini pihaknya masih melakukan kajian terutama pada wilayah-wilayah yang rawan. Karena ada yang wilayah dengan kategori rawan dan tidak rawan di Tabanan.
”Yang pasti kami menjamin bagaimana pelaksanaan pilkada ini aman dan damai tanpa adanya gangguan," tandasnya. [*]
Editor : Hari Puspita