TABANAN, Radar Bali.id – Di tengah ancaman cuaca ekstrem dan meningkatnya potensi bencana alam di wilayah Kabupaten Tabanan, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Amertha Buana (TAB) Tabanan bergerak cepat memastikan layanan air bersih ke pelanggan tidak terganggu.
Berbagai langkah mitigasi telah disiapkan agar distribusi air tetap lancar meski intensitas hujan terus meningkat.
Kasubag Humas Perumda TAB Tabanan, I Putu Wahyu Untung Suardana, menjelaskan bahwa langkah antisipasi ini sebenarnya sudah dilakukan secara maraton sejak November 2025 lalu. Fokus utama petugas saat ini adalah menjaga keandalan infrastruktur di lapangan.
"Kami rutin melakukan flushing atau pembersihan saluran pipa transmisi serta mengecek kondisi sumur dan sumber mata air. Saat ini, kami fokus memastikan instalasi pengolahan air berfungsi optimal dan rutin membersihkan material endapan yang kerap terbawa arus saat hujan deras," ujar Suardana, Kamis (15/1/2026
Siagakan Tim Reaksi Cepat
Selain perawatan rutin, Perumda TAB juga menyiagakan tim teknis untuk mengantisipasi skenario terburuk, seperti jaringan pipa yang putus akibat tanah longsor atau banjir. Setidaknya, ada enam petugas khusus yang siap diterjunkan kapan saja ke lokasi bencana.
"Kami menyiagakan petugas yang siap turun langsung melakukan perbaikan darurat jika terjadi kerusakan jaringan akibat bencana alam. Tujuannya satu, agar gangguan layanan tidak berlangsung lama," tambahnya.
Perluas Jaringan dan Layanan Aduan
Tak hanya fokus pada mitigasi cuaca, Perumda TAB juga terus melakukan penyempurnaan dan pengembangan jaringan perpipaan. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas layanan sekaligus memperluas jangkauan bagi warga Tabanan yang selama ini belum terakses air bersih.
Bagi pelanggan yang mengalami gangguan distribusi atau membutuhkan informasi lebih lanjut, Perumda TAB mengimbau untuk segera melapor melalui jalur resmi.
"Kami membuka layanan pengaduan melalui call center di nomor 0878-1614-3624. Kami harap masyarakat segera melapor jika ada kendala di wilayahnya," pungkas Suardana.[*]
Editor : Hari Puspita