TABANAN, Radar Bali.id – Nahas dialami sopir truk bermuatan pohon dan tanaman hias terguling di Jalan Raya Denpasar – Gilimanuk. Kejadian berlangsung Rabu malam (10/5/2023) sekitar pukul 23.00.
Truk yang terguling di kilometer 25,1 tepatnya di Tanjakan Samsam tersebut di saat kondisi jalan sedang hujan dan licin. Penyebab truk terguling diduga tak kuat menanjak. Beruntung saat peristiwa itu terjadi tidak mengakibatkan kecelakaan terhadap kendaraan lainnya. Bahkan sopir truck dalam kondisi selamat.
Kapolsek Kerambitan Kompol Ni Luh Komang Sri Subakti mengatakan kondisi truk yang terguling itu belum dilakukan evakuasi saat ini. Masih menunggu bantuan alat berat.
Kecelakaan tunggal yang dialami truk bernopol AG 9858 GE yang dikemudikan oleh Edi Santoso, 45 bermula dari truck yang membawa tanaman hias dan pohon dengan muatan seberat 3 ton datang dari dari arah Gilimanuk menuju Denpasar.
Sesampai di TKP tepatnya Tanjakan Samsam Banjar Dinas Samsam II, Desa. Samsam, Kerambitan, mendadak sopir memberhentikan truk, karena saat itu di depannya ada sebuah truk tronton yang berhenti.
“Saat berhenti truk malah mundur dan rem tidak kuat menahan kendaraan sehingga menyebabkan terguling di sebelah kiri jalan,” ungkap Kompol Subakti, Kamis (11/5/2023).
Kendati dari kecelakaan tunggal itu sopir selamat, namun sejumlah tanaman hias dan pohon yang diangkut alami kerusakan dengan kerugian sekitar Rp 5 juta.
"Untuk penyebab kecelakaan murni karena truk tak kuat menanjak saat beriringan berjalan di tanjakan samsam dengan kendaraan didepannya,” jelasnya.
Kerap kalinya truck terguling dengan tak kuat menanjak di tanjakan Samsam pihaknya mengingatkan sopir truck untuk berhati-hati. Cara antisipasi dengan mengurangi beban muatan. Selain itu hindari menggunakan perseneling atas saat berada di tanjakan.
“Tapi yang paling tepat dilakukan sopir adalah muatan truk harus dikurangi mengingat banyaknya tanjakan di Jalur Denpasar-Gilimanuk. Agar tidak terjadi kecelakaan,” tandasnya. (juliadi/radar bali)
Editor : Hari Puspita