alexametrics
26.5 C
Denpasar
Friday, August 12, 2022
- Advertisement -spot_img
- Mobile -spot_img

TAG

wayan gede kartika

Soal Pengrusakan Penjor Galungan, Ini Kata Kasat Reskrim Polres Gianyar

Hingga kini, kasus pencabutan Penjor Galungan di desa adat Taro Kelod, Tegalalang, Gianyar masih dalam penyelidikan kepolisian Polres Gianyar. Kabar terbarunya, sebanyak 35 orang sudah diperiksa sebagai saksi dalam kasus yang terjadi sehari sebelum hari raya Galungan umat Hindu di Bali itu. 

CATAT! Terkait Laporan Pengrusakan Penjor Galungan, Pelapor Ogah Damai

I Wayan Gede Kartika, warga yang melaporkan kasus dugaan pengerusakan Penjor Galungan ke Polres Gianyar menegaskan menyerahkan semua urusan hukum ke pihak kepolisian. Dia pun mengaku ogah mengambil jalur damai terkait kasus ini.

Belum Ada Tersangka, Polisi Sudah Periksa Sembilan Terlapor

Kepolisian Polres Gianyar memeriksa sejumlah saksi dalam kasus pencabutan Penjor Galungan di Gianyar. Pemeriksaan dilakukan di Polres Gianyar pada Kamis lalu (16/6/2022).

Gede Kartika Sebut Pengrusakan Diduga dari Prajuru Desa Adat Taro Kelod

AKP Ketut Sudita mengatakan, dari data yang dikumpulkan kepolisian di lokasi, dugaan pengerusakan penjor Galungan di depan rumah  Ketut Warka tejadi pada Selasa (7/6/2022) malam lalu sekitar pukul 20.45 Wita.

Dikucilkan dari Desa Adat, Penjor Galungan Keluarga Ketut Warka Pun Dirusak

Kejadian tidak mengenakan menimpa keluarga Ketut Warka beserta anaknya I Wayan Gede Kartika di Desa Adat Taro Kelod, Desa Taro, Kecamatan Tegallalang. Diduga karena alasan kasepekang, penjor Galungan di depan rumah mereka dicabut dan dibuang oleh sejumlah orang pada Selasa (7/6/2022) malam.

Anak Warka ke Polisi usai Desa Adat Menaruh Sisa Karya di Rumahnya

Anak Warka ke Polisi usai Desa Adat Menaruh Sisa Karya di Rumahnya

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img
/