alexametrics
28.7 C
Denpasar
Tuesday, July 5, 2022

DLHK Badung Manfaatkan Hibah Pariwisata untuk Bersihkan Jalur Wisata

MANGUPURA – Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Badung juga kecipratan bantuan hibah pariwisata dari pemerintah pusat sebesar Rp 53.627.377.598.

DLHK Badung memanfaatkan hibah tersebut untuk melakukan pembersihkan di sejumlah jalur pariwisata. Selain itu juga digunakan untuk perbaikan alat yang rusak seperti truk dan lain sebagainnya.

Kepala DLHK Badung, I Wayan Puja saat mengatakan,  DLHK mulai melakukan pembersihan di seluruh tempat pariwisata yang ada di Badung.

“Kita mulai bersihkan, seluruh jalur menuju objek wisata yang ada di Badung. Selain itu kita juga bersihkan bantaran-bantaran sungai yang banyak berisi sampah,” jelas Puja.

DLHK Badung  mengelola anggaran sebesar Rp 53 Miliar lebih untuk urusan kebersihan di wilayah Badung.

Selain bantaran sungai yang dibersihkan, Puja juga mengakui DLHK juga membersihkan pantai, mangrove, TPS3R dan eksekusi sampah liar.

“Termasuk juga  pemilahan sampah di TPS3R kita laksanakan. Begitu juga perbaikan alat berat, ” terang mantan Kabag Perwat Setda Badung ini.

Kata dia, alat berat yang diperbaiki yakni  ada sejumlah truk yang diperbaiki, lantaran baknya borok.

“Kalau jumlahnya berapa belum bisa kami rinci, karena data di kantor. Intinya mobil truk yang baknya borok, agar tampak cantik lalu lalang di daerah pariwisata, sehingga kita perbaiki,” bebernya.

Begitu juga di wilayah selatan juga dilakukan penataan taman di jalan. Bahkan DLHK Badung juga melakukan pengadaan tanaman  untuk median-median jalan.

“Jadi jika di utara ada tabebuya. Khusus di seputaran benoa square kita akan tanam tanaman jenis soka cengkeh dan pucuk merah,” pungkasnya. 



MANGUPURA – Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Badung juga kecipratan bantuan hibah pariwisata dari pemerintah pusat sebesar Rp 53.627.377.598.

DLHK Badung memanfaatkan hibah tersebut untuk melakukan pembersihkan di sejumlah jalur pariwisata. Selain itu juga digunakan untuk perbaikan alat yang rusak seperti truk dan lain sebagainnya.

Kepala DLHK Badung, I Wayan Puja saat mengatakan,  DLHK mulai melakukan pembersihan di seluruh tempat pariwisata yang ada di Badung.

“Kita mulai bersihkan, seluruh jalur menuju objek wisata yang ada di Badung. Selain itu kita juga bersihkan bantaran-bantaran sungai yang banyak berisi sampah,” jelas Puja.

DLHK Badung  mengelola anggaran sebesar Rp 53 Miliar lebih untuk urusan kebersihan di wilayah Badung.

Selain bantaran sungai yang dibersihkan, Puja juga mengakui DLHK juga membersihkan pantai, mangrove, TPS3R dan eksekusi sampah liar.

“Termasuk juga  pemilahan sampah di TPS3R kita laksanakan. Begitu juga perbaikan alat berat, ” terang mantan Kabag Perwat Setda Badung ini.

Kata dia, alat berat yang diperbaiki yakni  ada sejumlah truk yang diperbaiki, lantaran baknya borok.

“Kalau jumlahnya berapa belum bisa kami rinci, karena data di kantor. Intinya mobil truk yang baknya borok, agar tampak cantik lalu lalang di daerah pariwisata, sehingga kita perbaiki,” bebernya.

Begitu juga di wilayah selatan juga dilakukan penataan taman di jalan. Bahkan DLHK Badung juga melakukan pengadaan tanaman  untuk median-median jalan.

“Jadi jika di utara ada tabebuya. Khusus di seputaran benoa square kita akan tanam tanaman jenis soka cengkeh dan pucuk merah,” pungkasnya. 



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/