alexametrics
25.4 C
Denpasar
Monday, August 8, 2022

Pascaerupsi, Tirta Gangga Jadi Destinasi Primadona Karangasem

AMLAPURA—Obyek wisata Tirta Gangga jadi destinasi primadona di Karangasem.

 

Sempat menurun drastis pascaerupsi Gunung Agung, tiga bulan terakhir, obyek wisata Tirta Gangga mulai menggeliat.

Bahkan, kunjungan di wisata ini meningkat tajam dengan rata-rata per har mencapai 500 kunjungan.

 

“Sekarang rata rata kunjungan diatas 500 orang per hari atau naik 200 dari kondisi sebelum terjadi erupsi,” ujar AA Ketut Sanjaya keluarga Puri yang ikut sebagai pengelola. 

 

Lebih lanjut, kata AA Ketut Sanjaya, obyek yang dikelola 10 KK keluarga Puri Karangasem mulai rame kunjungan biasanya mulai bulan Mei, Juni, Juli sampai Agustus.

 

Sanjaya mengakui kalau Festival Tirta Gangga yang digagas Pemkab Karangasem dan pengalola sangat berpengaruh meningkatkan kunjungan.

Baca Juga:  168 Akomodasi, 27 Restoran, 11 DTW di Badung Lolos Verfikasi Prokes

 

Melalui festival, lanjutnya Tirta Gangga semakin di kenal karena di promosikan.

 

Kedepan menurutnya, Tirta Gangga akan menggelar Festival sendiri.

“Selama ini lebih banyak di bantu pemerintah.

Nantinya harus bisa mendiri dengan mengelola kegiatan sendiri.

Dengan demikian pihak pengelola akan bisa menampilkan apa saja yang akan ditampilkan sesuai dengan ikon Tirta Gangga.

 

Untuk diketahui taman ini dibagun raja Karangasem AA Angglurah Ketut Karangasem.

 

Taman ini juga dikelola keturunan Raja tersebut.

 

Sementara untuk tarif masuk untuk wisman asing dikenakan Rp 30 ribu sementara untuk domestik per orang sebesar Rp 15 ribu.

 



AMLAPURA—Obyek wisata Tirta Gangga jadi destinasi primadona di Karangasem.

 

Sempat menurun drastis pascaerupsi Gunung Agung, tiga bulan terakhir, obyek wisata Tirta Gangga mulai menggeliat.

Bahkan, kunjungan di wisata ini meningkat tajam dengan rata-rata per har mencapai 500 kunjungan.

 

“Sekarang rata rata kunjungan diatas 500 orang per hari atau naik 200 dari kondisi sebelum terjadi erupsi,” ujar AA Ketut Sanjaya keluarga Puri yang ikut sebagai pengelola. 

 

Lebih lanjut, kata AA Ketut Sanjaya, obyek yang dikelola 10 KK keluarga Puri Karangasem mulai rame kunjungan biasanya mulai bulan Mei, Juni, Juli sampai Agustus.

 

Sanjaya mengakui kalau Festival Tirta Gangga yang digagas Pemkab Karangasem dan pengalola sangat berpengaruh meningkatkan kunjungan.

Baca Juga:  Gunung Agung Terus Erupsi, Abu Mengarah ke Timur

 

Melalui festival, lanjutnya Tirta Gangga semakin di kenal karena di promosikan.

 

Kedepan menurutnya, Tirta Gangga akan menggelar Festival sendiri.

“Selama ini lebih banyak di bantu pemerintah.

Nantinya harus bisa mendiri dengan mengelola kegiatan sendiri.

Dengan demikian pihak pengelola akan bisa menampilkan apa saja yang akan ditampilkan sesuai dengan ikon Tirta Gangga.

 

Untuk diketahui taman ini dibagun raja Karangasem AA Angglurah Ketut Karangasem.

 

Taman ini juga dikelola keturunan Raja tersebut.

 

Sementara untuk tarif masuk untuk wisman asing dikenakan Rp 30 ribu sementara untuk domestik per orang sebesar Rp 15 ribu.

 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/