alexametrics
28.7 C
Denpasar
Sunday, August 14, 2022

Bupati Suwirta Evaluasi Retribusi Turis Asing, Ini Temuan di Lapangan…

SEMARAPURA – Lima hari sudah Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2018 tentang Perubahan Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2013 tentang Retribusi Tempat Rekreasi dan Olahraga di kecamatan Nusa Penida berlaku.

Untuk memantapkan retribusi berlangsung tanpa kendala, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta langsung mengevaluasi sisi kelemahan bersama stakeholder di rumahnya di Banjar Siku, Kamasan, Klungkung.

Dalam rapat tersebut, dihasilkan sejumlah masukan diantaranya dari Dinas Pariwisata melaporkan permasalahan yang dihadapi dilapangan.

Yakni, kekurangan staf pemungutan untuk di Banjar Nyuh 1 dan Banjar Nyuh 2, kemampuan petugas kurang bisa berbahasa inggris dan desain pos tempat pemungutan yang belum bertuliskan bahasa Inggris.

Selain itu, karcis retribusi belum menggunakan bahasa Inggris. Semua permasalahan itu adalah temuan langsung di lapangan yang masih dikeluhkan wisatawan.

Baca Juga:  Susul Badung dan Gianyar, Wisatawan Batal Booking Hotel di Tabanan

Camat Nusa penida, I Komang Widyasa Putra juga melaporkan dalam pemungutan sesuaikan waktu dengan penjadwalan boat dari kedatangan pertama dan kedatangan kedua sehingga ada waktu untuk istirahat.

“Kalau bisa adalah penambahan anggota pengamanan baik dari usur Polri maupun TNI demi keamanan bersama,” kata Widyasa Putra.

Bupati Suwirta berharap penyempurnaan dan mengawal perda ini dengan baik, kerjasama dengan para pengusaha boat agar bisa dipercepat serta tanda pengenal gelang untuk wisatawan yang sudah membayar.

Pihaknya juga siap menerima banyak masukan dan usulan dari berbagai kalangan untuk pembenahan perda tersebut.

“Siapa pun yang memberikan masukan, yang penting dia tahu permasalahan dibawah harus kita akokomodir. Pemungutan retribusi ini merupakan tugas besar.

Baca Juga:  Angkat Kuliner dan Atraksi, Tawarkan Wisata Pura Kuno Era Majapahit

Ini harus benar-benar dikawal, kalau salah sedikit kita akan kena batunya. Mari kita jadwab dengan kerja yang baik,” tegas Bupati Suwirta

Pihaknya juga menambahkan perlunya peningkatan kerjasama dengan Forkopincam dan semua pihak.

Untuk penambahan tenaga pemungutan pihaknya berharap seleksi dalam pemilihan, utamakan yang bisa berbahasa Inggris.

“Saya minta semuanya bisa berbahasa inggris dan bekali mereka pendidikan karakter,” ujar Bupati Suwirta.



SEMARAPURA – Lima hari sudah Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2018 tentang Perubahan Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2013 tentang Retribusi Tempat Rekreasi dan Olahraga di kecamatan Nusa Penida berlaku.

Untuk memantapkan retribusi berlangsung tanpa kendala, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta langsung mengevaluasi sisi kelemahan bersama stakeholder di rumahnya di Banjar Siku, Kamasan, Klungkung.

Dalam rapat tersebut, dihasilkan sejumlah masukan diantaranya dari Dinas Pariwisata melaporkan permasalahan yang dihadapi dilapangan.

Yakni, kekurangan staf pemungutan untuk di Banjar Nyuh 1 dan Banjar Nyuh 2, kemampuan petugas kurang bisa berbahasa inggris dan desain pos tempat pemungutan yang belum bertuliskan bahasa Inggris.

Selain itu, karcis retribusi belum menggunakan bahasa Inggris. Semua permasalahan itu adalah temuan langsung di lapangan yang masih dikeluhkan wisatawan.

Baca Juga:  Okupansi Hotel di Kota Seni Gianyar Sentuh Angka Nol Persen

Camat Nusa penida, I Komang Widyasa Putra juga melaporkan dalam pemungutan sesuaikan waktu dengan penjadwalan boat dari kedatangan pertama dan kedatangan kedua sehingga ada waktu untuk istirahat.

“Kalau bisa adalah penambahan anggota pengamanan baik dari usur Polri maupun TNI demi keamanan bersama,” kata Widyasa Putra.

Bupati Suwirta berharap penyempurnaan dan mengawal perda ini dengan baik, kerjasama dengan para pengusaha boat agar bisa dipercepat serta tanda pengenal gelang untuk wisatawan yang sudah membayar.

Pihaknya juga siap menerima banyak masukan dan usulan dari berbagai kalangan untuk pembenahan perda tersebut.

“Siapa pun yang memberikan masukan, yang penting dia tahu permasalahan dibawah harus kita akokomodir. Pemungutan retribusi ini merupakan tugas besar.

Baca Juga:  Taman Jinja Bali, Wisata Wefie yang Instagramable di Ujung Timur Bali

Ini harus benar-benar dikawal, kalau salah sedikit kita akan kena batunya. Mari kita jadwab dengan kerja yang baik,” tegas Bupati Suwirta

Pihaknya juga menambahkan perlunya peningkatan kerjasama dengan Forkopincam dan semua pihak.

Untuk penambahan tenaga pemungutan pihaknya berharap seleksi dalam pemilihan, utamakan yang bisa berbahasa Inggris.

“Saya minta semuanya bisa berbahasa inggris dan bekali mereka pendidikan karakter,” ujar Bupati Suwirta.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/