alexametrics
26.5 C
Denpasar
Thursday, August 18, 2022

Bulan Januari Pariwisata Bali Masuk Low Season, Okupansi Turun Drastis

DENPASAR – Erupsi Gunung Agung membawa pengaruh cukup signifikan bagi industri pariwisata Bali. Meski tidak sampai kolaps, tingkat kunjungan menurun drastis.

Sempat bergairah di penghujung tahun 2017, pariwisata Bali dilaporkan kembali turun memasuki awal tahun 2018.

 Manager Rama Candidasa Resort and Spa Ni Komang Sudewi menyatakan, beberapa pekan usai perayaan tahun baru, pariwisata Bali memasuki musim sepi kunjungan atau low season yang berimbas pada okupansi kamar hotel.

“Penurunan ini terjadi selain karena faktor masuk low season, juga karena dampak Gunung Agung masih terasa sehingga penurunan lebih besar jika dibanding tahun sebelumnya,” ungkapnya.

Saat ini rata-rata okupansi di kawasan Candi Dasa Karangasem berkisar 10-20 persen. Berdasar data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali,

Baca Juga:  Abian Bagus, Wahana Selfie Baru di Desa Bila, Yuk Kesana Guys

okupansi di Kabupaten Karangasem sejak November 2017 menurun drastis menjadi 28,44 persen dibanding Oktober 2017 sebesar 49,43 persen



DENPASAR – Erupsi Gunung Agung membawa pengaruh cukup signifikan bagi industri pariwisata Bali. Meski tidak sampai kolaps, tingkat kunjungan menurun drastis.

Sempat bergairah di penghujung tahun 2017, pariwisata Bali dilaporkan kembali turun memasuki awal tahun 2018.

 Manager Rama Candidasa Resort and Spa Ni Komang Sudewi menyatakan, beberapa pekan usai perayaan tahun baru, pariwisata Bali memasuki musim sepi kunjungan atau low season yang berimbas pada okupansi kamar hotel.

“Penurunan ini terjadi selain karena faktor masuk low season, juga karena dampak Gunung Agung masih terasa sehingga penurunan lebih besar jika dibanding tahun sebelumnya,” ungkapnya.

Saat ini rata-rata okupansi di kawasan Candi Dasa Karangasem berkisar 10-20 persen. Berdasar data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali,

Baca Juga:  Tradisi Mebat Pikat Delegasi IMF - WB, Layak Jadi Jualan Wisata

okupansi di Kabupaten Karangasem sejak November 2017 menurun drastis menjadi 28,44 persen dibanding Oktober 2017 sebesar 49,43 persen


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/