alexametrics
28.7 C
Denpasar
Friday, August 19, 2022

Potensi Terus Berkembang, Dorong Wisata Spiritual Digalakkan

RadarBali.com – Selain menjadi destinasi alam yang eksotik nan indah, sajian pariwisata Bali juga sangat kental dengan berbagai sesuatu yang spiritual.

Hal itu tercermin karena Bali dijuluki sebagai pulau seribu pura. Dengan sebutan itu, kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara datang ke Bali untuk berwisata spiritual ke tempat yang disucikan masyarakat seperti pura-pura tua.

Anggota Komisi II DPRD Bali AA Ngurah Adhi Ardhana mengungkapkan, salah satu komponen pariwisata Bali yang terdapat pada rencana induk pembangunan pariwisata adalah daya tarik wisata spiritual.

Hal itu udah tercermin dalam Perda Nomor 2 Tahun 2012 tentang Kepariwisataan Budaya. “Wisata spiritual ini ada karena banyak di Bali

memiliki wisata spiritual yang memiliki daya tarik luar biasa. Wisata spiritual juga dikaitkan dengan yoga,” tutur Adhi Ardhana.

Baca Juga:  Handle Tamu Mandarin Tanpa Izin, Empat Guide Liar Didenda Rp 500 Ribu

Ardhana mengatakan, potensi wisata spiritual yang cukup besar ini seharusnya dipertimbangkan untuk diambil dari sudut mass tourism atau pariwisata masal.

Untuk wisata spiritual sendiri ini menyentuh masyarakat. “Karena yang terkait dengan masyarakat langsung itu private traveler.

Yang bersifat grup hanya mengena ke perusahaan-perusahaan besar karena kegiatan itu (yoga) dilakukan di lingkungan perusahaan tanpa memberi imbas masyarakat umum,” lanjutnya.

Pariwisata Bali sekarang ini tergantung pada industri tersier. Sedangkan primer mendukung industri tersier tersebut.

Untuk itu, semua pihak harus mulai mengubah pola berpikir bahwa private traveler ini adalah sektor yang berdampak terhadap masyarakat secara langsung.

“Pengembangan wisata spiritual yoga itu, pemerintah harus menentukan kemana arahnya. Selain itu pemerintah juga harus memberikan dukungan untuk promosi,” paparnya. “Untuk SDM wisata spiritual yoga ini, rata-rata masyarakat Bali sudah paham,” imbuhnya.

Baca Juga:  Sambal Ebi Mangga, Sajian Khusus Chef Marinka di Ubud Food Festival

Sementara itu, Rektor Institut Hindu Dharma Negeri (IHDN) Denpasar I Gusti Ngurah Sudiana beberapa waktu lalu menuturkan, wisata spiritual yang bisa dikembangkan di Bali salah satunya adalah yoga.

Pasalnya saat ini yoga telah berkembang dan populer hingga ke seluruh negara di dunia. Selain diyakini sebagai spiritual,  yoga juga untuk kesehatan.

“Bali berpotensi sebagai wisata spiritual khususnya yoga karena yoga itu basisnya spiritual,” pungkasnya. 



RadarBali.com – Selain menjadi destinasi alam yang eksotik nan indah, sajian pariwisata Bali juga sangat kental dengan berbagai sesuatu yang spiritual.

Hal itu tercermin karena Bali dijuluki sebagai pulau seribu pura. Dengan sebutan itu, kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara datang ke Bali untuk berwisata spiritual ke tempat yang disucikan masyarakat seperti pura-pura tua.

Anggota Komisi II DPRD Bali AA Ngurah Adhi Ardhana mengungkapkan, salah satu komponen pariwisata Bali yang terdapat pada rencana induk pembangunan pariwisata adalah daya tarik wisata spiritual.

Hal itu udah tercermin dalam Perda Nomor 2 Tahun 2012 tentang Kepariwisataan Budaya. “Wisata spiritual ini ada karena banyak di Bali

memiliki wisata spiritual yang memiliki daya tarik luar biasa. Wisata spiritual juga dikaitkan dengan yoga,” tutur Adhi Ardhana.

Baca Juga:  Jadi Desa Wisata, Desa Kamasan Fokus Garap Budaya

Ardhana mengatakan, potensi wisata spiritual yang cukup besar ini seharusnya dipertimbangkan untuk diambil dari sudut mass tourism atau pariwisata masal.

Untuk wisata spiritual sendiri ini menyentuh masyarakat. “Karena yang terkait dengan masyarakat langsung itu private traveler.

Yang bersifat grup hanya mengena ke perusahaan-perusahaan besar karena kegiatan itu (yoga) dilakukan di lingkungan perusahaan tanpa memberi imbas masyarakat umum,” lanjutnya.

Pariwisata Bali sekarang ini tergantung pada industri tersier. Sedangkan primer mendukung industri tersier tersebut.

Untuk itu, semua pihak harus mulai mengubah pola berpikir bahwa private traveler ini adalah sektor yang berdampak terhadap masyarakat secara langsung.

“Pengembangan wisata spiritual yoga itu, pemerintah harus menentukan kemana arahnya. Selain itu pemerintah juga harus memberikan dukungan untuk promosi,” paparnya. “Untuk SDM wisata spiritual yoga ini, rata-rata masyarakat Bali sudah paham,” imbuhnya.

Baca Juga:  Garap Segmen Lokal, 50-an Hotel di Bali Gandeng Ken Sugijanto

Sementara itu, Rektor Institut Hindu Dharma Negeri (IHDN) Denpasar I Gusti Ngurah Sudiana beberapa waktu lalu menuturkan, wisata spiritual yang bisa dikembangkan di Bali salah satunya adalah yoga.

Pasalnya saat ini yoga telah berkembang dan populer hingga ke seluruh negara di dunia. Selain diyakini sebagai spiritual,  yoga juga untuk kesehatan.

“Bali berpotensi sebagai wisata spiritual khususnya yoga karena yoga itu basisnya spiritual,” pungkasnya. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/