28.5 C
Denpasar
Thursday, December 1, 2022

Masih Pandemi, PHRI: Wisman ke Bali 11 September Kemungkinan Ditunda

MANGUPURA – Rencana Pemprov Bali membuka pintu untuk wisatawan mancanegara 11 September 2020, tampaknya, masih menjadi tanda tanya.

Kondisi ini terjadi lantaran penyebaran wabah corona di Bali bahkan dunia masih terus terjadi. Khusus di Bali, meski cenderung melandai, penyebaran Covid-19 masih terjadi.

Bahkan, kini muncul klaster perkantoran di sejumlah kabupaten/kota di Bali. Klaster perkantoran muncul setelah klaster pasar terjadi beberapa waktu.

Fakta itu diungkap Ketua Persatuan Hotel Restaurant Indonesia (PHRI) Badung, I Gusti Ngurah Rai Surya Wijaya.

Menurut Surya Wijaya, setelah melalui rapat terbatas dan tertutup, kemungkinan rencana membuka pintu untuk wisatawan mancanegara pada 11 September ditunda.

“Kemungkinan rencana 11 September membuka pintu untuk wisatawan mancanegara ditunda. Karena situasi kondisi covid-19 di Indonesia meningkat terus khususnya transmisi lokal,” terangnya.

Baca Juga:  Mahayastra Klaim Proyek Jalan Terus Meski Kadis PUPR Terpapar Covid-19

Selain itu, juga di sejumlah negara terjadi gelombang kedua untuk kasus covid-19. Sehingga pelebaran lockdown dilakukan oleh banyak negara.

“Kalau kita buka dan wisatawan juga tidak bisa ke sini (Bali) karena masih lockdown,” ungkap Rai Surya Wijaya.

Dia juga berharap masyarakat  juga tetap mematuhi peraturan pemerintah sesuai dengan protokol kesehatan yang dikeluarkan oleh pemerintah. 



MANGUPURA – Rencana Pemprov Bali membuka pintu untuk wisatawan mancanegara 11 September 2020, tampaknya, masih menjadi tanda tanya.

Kondisi ini terjadi lantaran penyebaran wabah corona di Bali bahkan dunia masih terus terjadi. Khusus di Bali, meski cenderung melandai, penyebaran Covid-19 masih terjadi.

Bahkan, kini muncul klaster perkantoran di sejumlah kabupaten/kota di Bali. Klaster perkantoran muncul setelah klaster pasar terjadi beberapa waktu.

Fakta itu diungkap Ketua Persatuan Hotel Restaurant Indonesia (PHRI) Badung, I Gusti Ngurah Rai Surya Wijaya.

Menurut Surya Wijaya, setelah melalui rapat terbatas dan tertutup, kemungkinan rencana membuka pintu untuk wisatawan mancanegara pada 11 September ditunda.

“Kemungkinan rencana 11 September membuka pintu untuk wisatawan mancanegara ditunda. Karena situasi kondisi covid-19 di Indonesia meningkat terus khususnya transmisi lokal,” terangnya.

Baca Juga:  Reses, Anggota DPD RI AA Gde Agung Sumbang APD ke Pemkab Klungkung

Selain itu, juga di sejumlah negara terjadi gelombang kedua untuk kasus covid-19. Sehingga pelebaran lockdown dilakukan oleh banyak negara.

“Kalau kita buka dan wisatawan juga tidak bisa ke sini (Bali) karena masih lockdown,” ungkap Rai Surya Wijaya.

Dia juga berharap masyarakat  juga tetap mematuhi peraturan pemerintah sesuai dengan protokol kesehatan yang dikeluarkan oleh pemerintah. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/