alexametrics
29.8 C
Denpasar
Sunday, May 22, 2022

Tak Bisa hanya Andalkan Wisdom,PHRI Siapkan Sarana dan Prasarana

MANGUPURA – Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Badung, Bali menyambut baik Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kepmenkumham)untuk pemulihan ekonomi nasional.

 

Ketua PHRI Badung I Gusti Ngurah Rai Suryawijaya menyatakan, dalam menyambut wisatawan mancanegara membutuhkan seluruh partisipasi masyarakat dan juga stakeholder terkait. Ini, untuk bersama-sama taat kepada aturan, disiplin dalam prokes dan lain sebagainya.

 

Selain itu, pihaknya juga telah mempersiapkan sarana dan prasarana penunjang. Seperti hotel, restoran, Daerah Tujuan Wisata (DTW) dan akomodasi pariwisata lainnya. Bahkan sudah melakukan sertifikasi Cleanliness, Health, Safety and Environmental Sustainability (CHSE).

 

“Fasilitas pendukung lainnya juga telah disiapkan. Mulai standar pemeriksaan melalui barcode aplikasi PeduliLindungi, tempat isolasi, rumah sakit dan lainnya. Nah, untuk hotel, restoran dan DTW, mereka melakukan sertifikasi CHSE.  Begitu juga vaksin tenaga kerja pariwisata sudah 100 persen, “ tegas Suryawijaya.

Baca Juga:  Penumpang Lion Air Ngamuk, Pihak Angkasa Pura Ungkap Fakta Mengejutkan
- Advertisement -

 

Dia menegaskan, Prokes tetap harus dijalankan dengan baik. “Ini strategi untuk open. Kalau hanya mengandalkan wisatawan domestik (wisdom) saja ke Bali itu tidak bisa bertahan lama,” pungkasnya.

- Advertisement -

MANGUPURA – Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Badung, Bali menyambut baik Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kepmenkumham)untuk pemulihan ekonomi nasional.

 

Ketua PHRI Badung I Gusti Ngurah Rai Suryawijaya menyatakan, dalam menyambut wisatawan mancanegara membutuhkan seluruh partisipasi masyarakat dan juga stakeholder terkait. Ini, untuk bersama-sama taat kepada aturan, disiplin dalam prokes dan lain sebagainya.

 

Selain itu, pihaknya juga telah mempersiapkan sarana dan prasarana penunjang. Seperti hotel, restoran, Daerah Tujuan Wisata (DTW) dan akomodasi pariwisata lainnya. Bahkan sudah melakukan sertifikasi Cleanliness, Health, Safety and Environmental Sustainability (CHSE).

 

“Fasilitas pendukung lainnya juga telah disiapkan. Mulai standar pemeriksaan melalui barcode aplikasi PeduliLindungi, tempat isolasi, rumah sakit dan lainnya. Nah, untuk hotel, restoran dan DTW, mereka melakukan sertifikasi CHSE.  Begitu juga vaksin tenaga kerja pariwisata sudah 100 persen, “ tegas Suryawijaya.

Baca Juga:  Menarik! Hadir Hotel Baru di Kawasan Candidasa Karangasem

 

Dia menegaskan, Prokes tetap harus dijalankan dengan baik. “Ini strategi untuk open. Kalau hanya mengandalkan wisatawan domestik (wisdom) saja ke Bali itu tidak bisa bertahan lama,” pungkasnya.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/