alexametrics
26.5 C
Denpasar
Tuesday, August 9, 2022

Abian Bagus, Wahana Selfie Baru di Desa Bila, Yuk Kesana Guys

SINGARAJA – Bagi penggemar selfie, Bumi Panji Sakti kembali menawarkan objek wisata selfie dengan pemandangan bukit hijau dan aliran sungai yang deras.

Namanya Abian Bagus, yang berada di desa Bila Tua, Kubutambahan, Buleleng. Untuk mencapai lokasi, hanya membutuhkan waktu sekitar 45 menit dari kota Singaraja.

Bila masih bingung, pengelola juga sudah memberikan kemudahan dengan menggunakan Google map untuk mengunjungi destinasi wisata baru ini.

Kepada Jawa Pos Radar Bali, pemilik wahana selfie Abian Bagus, Wayan Medika, 39, menuturkan, awalnya objek wisata yang sedang hits di media sosial ini diperuntukkan untuk keluarga.

Namun lambat laun menjadi ramai dikunjungi berkat di upload ke media sosial. “Awalnya untuk kebutuhan sendiri.

Baca Juga:  Tayang Perdana, Penonton Membeludak, Film Leak Lebih Ekspektasi

Namun, melihat fenomena sekarang banyak orang yang gemar selfie, jadi ya kami buka untuk umum. Toh, membuat orang senang itu juga mendatangkan pahala, bukan,” ujarnya.

Di tempatnya, terdapat 6 spot lokasi selfie. Baik berupa ayunan, rumah pohon, dan sangkar burung dengan pemandangan Tukad Daya dan Bukit Pucuk, Sudaji.

Bukit di Pancasari juga terlihat. Untuk keselamatan pengunjung, karena lokasi yang cukup curam, pihaknya sudah menggunakan bahan yang sangat aman dan kuat.

Terkait nama Abian Bagus, sejatinya diambil dari nama kebun dulu, sebelum tempat selfie ini dibuat.

“Kami bangkitkan lagi nama pemberian dulu sekaligus potensi yang dimilikinya. Dulu tempat ini kan hanya kebun saja,” ujarnya.

Baca Juga:  Wow, Disuruh Fokus Garap Desa Wisata, Kadispar Dilarang ke Luar Negeri

Untuk ke depan, pihaknya menargetkan pengunjung dari belahan dunia. Sedangkan untuk sekarang, masih kedatangan pihak domestik saja dengan jumlah pengunjung rata-rata mencapai 30 orang per hari biasa.

Di hari weekend, sampai dengan 75-100 orang.  Untuk pengunjung yang masuk, pihaknya hanya membuat kotak donasi secara sukarela, serta menyediakan warung kecil.

“Ke depan, kalau ada pihak ketiga yang mau menanamkan modal, ya kami terbuka. Untuk membuat kolam ataupun yang lainnya,” pungkasnya. 



SINGARAJA – Bagi penggemar selfie, Bumi Panji Sakti kembali menawarkan objek wisata selfie dengan pemandangan bukit hijau dan aliran sungai yang deras.

Namanya Abian Bagus, yang berada di desa Bila Tua, Kubutambahan, Buleleng. Untuk mencapai lokasi, hanya membutuhkan waktu sekitar 45 menit dari kota Singaraja.

Bila masih bingung, pengelola juga sudah memberikan kemudahan dengan menggunakan Google map untuk mengunjungi destinasi wisata baru ini.

Kepada Jawa Pos Radar Bali, pemilik wahana selfie Abian Bagus, Wayan Medika, 39, menuturkan, awalnya objek wisata yang sedang hits di media sosial ini diperuntukkan untuk keluarga.

Namun lambat laun menjadi ramai dikunjungi berkat di upload ke media sosial. “Awalnya untuk kebutuhan sendiri.

Baca Juga:  Dorong Pertumbuhan Ekonomi, BI Dorong Sektor Non Pariwisata

Namun, melihat fenomena sekarang banyak orang yang gemar selfie, jadi ya kami buka untuk umum. Toh, membuat orang senang itu juga mendatangkan pahala, bukan,” ujarnya.

Di tempatnya, terdapat 6 spot lokasi selfie. Baik berupa ayunan, rumah pohon, dan sangkar burung dengan pemandangan Tukad Daya dan Bukit Pucuk, Sudaji.

Bukit di Pancasari juga terlihat. Untuk keselamatan pengunjung, karena lokasi yang cukup curam, pihaknya sudah menggunakan bahan yang sangat aman dan kuat.

Terkait nama Abian Bagus, sejatinya diambil dari nama kebun dulu, sebelum tempat selfie ini dibuat.

“Kami bangkitkan lagi nama pemberian dulu sekaligus potensi yang dimilikinya. Dulu tempat ini kan hanya kebun saja,” ujarnya.

Baca Juga:  Serangan Penyakit Babi di Bila Buleleng Meluas, Babi Warga Ikut Mati

Untuk ke depan, pihaknya menargetkan pengunjung dari belahan dunia. Sedangkan untuk sekarang, masih kedatangan pihak domestik saja dengan jumlah pengunjung rata-rata mencapai 30 orang per hari biasa.

Di hari weekend, sampai dengan 75-100 orang.  Untuk pengunjung yang masuk, pihaknya hanya membuat kotak donasi secara sukarela, serta menyediakan warung kecil.

“Ke depan, kalau ada pihak ketiga yang mau menanamkan modal, ya kami terbuka. Untuk membuat kolam ataupun yang lainnya,” pungkasnya. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/