alexametrics
25.3 C
Denpasar
Friday, August 12, 2022

Terdampak Virus Corona, 500 – 600 Turis China Memilih Bertahan di Bali

DENPASAR – Rupanya masih ada sejumlah turis asal Tiongkok yang memilih bertahan di Bali terkait merebaknya penyebaran virus corona.

Konjen Tiongkok di Denpasar mencatat ada kurang lebih 500 hingga 600 turis asal negeri Tirai Bambu yang masih berada di Bali saat ini.

Menurut Humas Konjen Tiongkok di Denpasar, Li Changda, mengatakan, para turis ini tersebar di beberapa wilayah di Bali.

“Diperkirakan masih ada 500 sampai 600 orang,” terang Li Changda, Sabtu (22/2) siang. Menurut Li Changda, berdasar data yang diberikan pihak Imigrasi, sebagian besar wisatawan asal China memang sudah meninggalkan Bali.

Mereka menempuh beberapa rute penerbangan untuk keluar dari Bali. Hal ini dilakukan pascaditutupnya semua rute penerbangan menuju China sejak mulai mewabahnya virus corona beberapa waktu lalu.

Baca Juga:  Sehari Melandai, Pasien Positif Covid-19 Melonjak Tembus 510 Pasien

Mereka kembali ke China dari Bali melalui rute penerbangan negara tetangga. “Mereka bisa transit di Thailand, Malaysia, dan banyak alternatif lainnya,” tambahnya.

Ratusan WNA China yang memilih bertahan di Bali sendiri memiliki beberapa alasan. Salah satunya adalah keputusan pemerintah Indonesia yang memperbolehkan mereka memperpanjang masa tinggal di Indonesia, khususya Bali.

“Kalau tanggapan dari konjen kami, sekarang banyak aktifitas di China masih dalam keadaan berhenti, jadi mereka punya waktu untuk berlibur di sini.

Apalagi kebijakan Indonesia mengizinkan mereka untuk memperpanjang masa tinggal disini,” tandas Li Changda. 



DENPASAR – Rupanya masih ada sejumlah turis asal Tiongkok yang memilih bertahan di Bali terkait merebaknya penyebaran virus corona.

Konjen Tiongkok di Denpasar mencatat ada kurang lebih 500 hingga 600 turis asal negeri Tirai Bambu yang masih berada di Bali saat ini.

Menurut Humas Konjen Tiongkok di Denpasar, Li Changda, mengatakan, para turis ini tersebar di beberapa wilayah di Bali.

“Diperkirakan masih ada 500 sampai 600 orang,” terang Li Changda, Sabtu (22/2) siang. Menurut Li Changda, berdasar data yang diberikan pihak Imigrasi, sebagian besar wisatawan asal China memang sudah meninggalkan Bali.

Mereka menempuh beberapa rute penerbangan untuk keluar dari Bali. Hal ini dilakukan pascaditutupnya semua rute penerbangan menuju China sejak mulai mewabahnya virus corona beberapa waktu lalu.

Baca Juga:  Bali Krisis Guide Wisman Tiongkok, Ini yang Dilakukan IHDN

Mereka kembali ke China dari Bali melalui rute penerbangan negara tetangga. “Mereka bisa transit di Thailand, Malaysia, dan banyak alternatif lainnya,” tambahnya.

Ratusan WNA China yang memilih bertahan di Bali sendiri memiliki beberapa alasan. Salah satunya adalah keputusan pemerintah Indonesia yang memperbolehkan mereka memperpanjang masa tinggal di Indonesia, khususya Bali.

“Kalau tanggapan dari konjen kami, sekarang banyak aktifitas di China masih dalam keadaan berhenti, jadi mereka punya waktu untuk berlibur di sini.

Apalagi kebijakan Indonesia mengizinkan mereka untuk memperpanjang masa tinggal disini,” tandas Li Changda. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/