Selasa, 30 Nov 2021
Radar Bali
Home / Travelling
icon featured
Travelling

Dinas Pariwisata Fokus Garap Pasar Domestik

22 Oktober 2021, 05: 15: 59 WIB | editor : Yoyo Raharyo

Dinas Pariwisata Fokus Garap Pasar Domestik

Dinas Pariwisata Buleleng saat melakukan promosi pada agen pariwisata asal Jogjakarta. (Eka Prasetya/Radar Bali)

Share this      

SINGARAJA– Dinas Pariwisata Buleleng memilih fokus menggarap pasar wisatawan domestik. Pasar ini akan memberikan dampak besar bagi kondisi pariwisata di Bali Utara.

Mengacu data Dinas Pariwisata Buleleng, kunjungan wisatawan di Bali Utara memang didominasi wisatawan domestik. Sejak Januari hingga Oktober, tercatat ada 220.903 orang wisatawan domestik dan 5.897 orang wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Bali Utara.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata Buleleng Ni Made Rousmini mengatakan, sejak penerbangan internasional dibuka pada 14 Oktober lalu, belum ada tanda-tanda kunjungan wisatawan mancanegara. Hotel-hotel yang biasanya menerima kunjungan wisatawan mancanegara juga belum mendapat pesanan kamar.

Baca juga: Sambut Turis, Dispar Bali Siapkan Panduan

“Kunjungan baru masih nihil. Booking hotel dari wisatawan mancanegara juga kosong. Terakhir bulan September itu tercatat ada 186 orang wisman yang berkunjung ke Buleleng,” kata Rousmini saat ditemui di ruang kerjanya pada Kamis (21/10).

Menurutnya, berharap pada wisatawan mancanegara belum menjadi pilihan yang rasional dalam kondisi pandemi. Ia meyakini wisatawan domestik akan memberikan dampak ekonomi yang lebih besar pada masa pandemi. Sebab wisatawan domestik mendapat sejumlah kemudahan. Apalagi bila mereka memilih melakukan perjalanan melalui jalur darat.

Rousmini mengaku pihaknya sudah melakukan promosi dengan pada sejumlah agen pariwisata di Indonesia. Pihaknya juga telah menawarkan sejumlah paket wisata yang dapat dipilih oleh para wisatawan.

“Dalam waktu dekat ini kami bersama PHRI dan BPPD juga akan melakukan promosi lagi. Kami bersama pelaku industri sudah sepakat dengan beberapa paket liburan. Mudah-mudahan nanti ada kunjungan saat libur natal dan tahun baru,” demikian Rousmini.

Sekadar diketahui, saat ini tercatat ada 300 unit industri pariwisata di Buleleng. Dari ratusan industri itu, sebanyak 124 unit industri yang telah mengantongi sertifikat CHSE (Cleanliness, Health, Safety dan Environment).

(rb/eps/don/yor/JPR)




 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia