alexametrics
25.4 C
Denpasar
Saturday, August 20, 2022

Dadang Dialog Dini Hari Debut Album Solo, Terinspirasi Buku Pohon Tua

RadarBali.com – Dadang Prantoto terbilang musisi yang cukup produktif. Tidak saja menjadi gitaris dari band rock Navicula, dia juga gitaris dan vokalis di band Dialog Dini Hari.

Kini, pria yang akrab disapa Dadang ini juga membuktikan kualitasnya dengan merilis album solo perdana.

Album yang bertajuk Kubu Carik ini berisikan 8 buah lagu yang dikreasikan bersama Eko Prabowo. Yang menarik, proyek ini sebenarnya dimulai sejak lama. Tepatnya, sejak 2015 silam.

“Awalnya, Eko membuat buku prosa tentang Pohon Tua. Saya iseng merespons dengan satu skesta lagu. Ternyata responnya menarik dan jadi keterusan.

Akhirnya dari satu sketsa itu berkembang menjadi delapan materi di Kubu Carik ini,” kata Dadang beberapa hari lalu.

Baca Juga:  Kembangkan Kompleks Wisata 200 Ha, Bali Utara Diguyur Rp 2 Triliun

Dua cabang kreativitas ini kemudian terus menulis kisahnya masing-masing hingga kemudian idenya dikembangkan menjadi perilisan buku dan sebuah album musik.

Dalam album ini, Dadang tidak bekerja sendirian. Dia dibantu dua rekannya di Dialog Dini Hari, yakni Deny dan Brozio bertindak sebagai produser dan membantu melengkapi instrument. 



RadarBali.com – Dadang Prantoto terbilang musisi yang cukup produktif. Tidak saja menjadi gitaris dari band rock Navicula, dia juga gitaris dan vokalis di band Dialog Dini Hari.

Kini, pria yang akrab disapa Dadang ini juga membuktikan kualitasnya dengan merilis album solo perdana.

Album yang bertajuk Kubu Carik ini berisikan 8 buah lagu yang dikreasikan bersama Eko Prabowo. Yang menarik, proyek ini sebenarnya dimulai sejak lama. Tepatnya, sejak 2015 silam.

“Awalnya, Eko membuat buku prosa tentang Pohon Tua. Saya iseng merespons dengan satu skesta lagu. Ternyata responnya menarik dan jadi keterusan.

Akhirnya dari satu sketsa itu berkembang menjadi delapan materi di Kubu Carik ini,” kata Dadang beberapa hari lalu.

Baca Juga:  Angkut 2.700 Wisatawan, Kapal Pesiar Jumbo Kembali Singgahi Buleleng

Dua cabang kreativitas ini kemudian terus menulis kisahnya masing-masing hingga kemudian idenya dikembangkan menjadi perilisan buku dan sebuah album musik.

Dalam album ini, Dadang tidak bekerja sendirian. Dia dibantu dua rekannya di Dialog Dini Hari, yakni Deny dan Brozio bertindak sebagai produser dan membantu melengkapi instrument. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/