alexametrics
25.4 C
Denpasar
Wednesday, August 10, 2022

Jalan Sukawati–Tegenungan Tersambung, Bakal Disulap Jadi Objek Wisata

GIANYAR – Masyarakat Gianyar akhirnya bisa bernapas lega. Jalan Desa Sukawati – Tegenungan yang jebol pada tahun 2017 akhirnya tersambung kembali.

Rencananya, jalan yang punya pemandangan asri Sungai Petanu itu bakal dijadikan objek wisata. Objek dibangun di pinggir jalan meminjam lahan warga.

Perbekel Kemenuh Dewa Made Neka menyatakan, tersambungnya akses tersebut bisa mempercepat perkembangan perekonomian masyarakat.

“Dari Kemenuh-Sukawati hanya 10 menit sudah sampai. Kalau memutar lewat Batuan bisa dua kali lipat. Kalau pariwisata membaik, air terjun Tegunungan,

pasar seni dan pasar umum, yang menjadi roda perekonomian masyarakat bisa kembali berputar,” ujar Dewa Made Neka.

Selain itu dengan adanya akses ini bisa  menggali potensi disekitar Desa Kemenuh, Desa Sukawati, dan Desa Batuan.

Baca Juga:  Yummy…Nikmatnya Sate Gurita Khas Karangasem, Bikin Lidah Bergoyang

Tiga desa segitiga emas ini akan mendapatkan manfaat ganda dari jalan ini. “Daerah tersebut dimiliki tiga desa, utara milik Kemenuh, tengah milik Batuan, dan paling selatan punyanya Sukawati,” ungkapnya.

Rencana tersebut sudah dikordinasikan dengan tiga perbekel. Akses tersebut akan dijadikan daya tarik.

Diharapkan dari nilai proyek, telah dimohonkan kepada bupati untuk dilakukan penataan. Selain itu sekitarnya juga bisa dilakukan kerjasama.

“Menggunakan pola kerja sama dengan pemilik tanah. Ada swing ada Sungai Petanu, untuk pelestarian sungai,” ungkapnya.

Dengan adanya pengembangan perekonomian tersebut, akan dibutuhkan tenaga kerja, akomodasi dan lainnya. Intinya ada pemeliharaan yang bekerlanjutan.

Bagaimana sungai itu bersih, disana tidak terjadi sidimentasi. “Pak Bupati dua tahun lalu sudah merespons hal tersebut.

Baca Juga:  Miris, Pengelola Taman Ujung Tak Mampu Bayarkan Premi BPJS Karyawan

Tetapi kan prosesnya lama memerlukan waktu prosedur. Kan tidak saat ini punya uang sekarang dibangun,” pungkasnya.

Pantauan kemarin, jalur yang sudah tersambung tersebut tinggal dipadatkan dan pengaspalan jalan. Meski belum diaspal, namun sudah banyak kendaraan dan masyarakat lalu lalang di lokasi tersebut. 



GIANYAR – Masyarakat Gianyar akhirnya bisa bernapas lega. Jalan Desa Sukawati – Tegenungan yang jebol pada tahun 2017 akhirnya tersambung kembali.

Rencananya, jalan yang punya pemandangan asri Sungai Petanu itu bakal dijadikan objek wisata. Objek dibangun di pinggir jalan meminjam lahan warga.

Perbekel Kemenuh Dewa Made Neka menyatakan, tersambungnya akses tersebut bisa mempercepat perkembangan perekonomian masyarakat.

“Dari Kemenuh-Sukawati hanya 10 menit sudah sampai. Kalau memutar lewat Batuan bisa dua kali lipat. Kalau pariwisata membaik, air terjun Tegunungan,

pasar seni dan pasar umum, yang menjadi roda perekonomian masyarakat bisa kembali berputar,” ujar Dewa Made Neka.

Selain itu dengan adanya akses ini bisa  menggali potensi disekitar Desa Kemenuh, Desa Sukawati, dan Desa Batuan.

Baca Juga:  Usai Nyepi & Lock Down Local, Aktivitas Warga di Gianyar Belum Normal

Tiga desa segitiga emas ini akan mendapatkan manfaat ganda dari jalan ini. “Daerah tersebut dimiliki tiga desa, utara milik Kemenuh, tengah milik Batuan, dan paling selatan punyanya Sukawati,” ungkapnya.

Rencana tersebut sudah dikordinasikan dengan tiga perbekel. Akses tersebut akan dijadikan daya tarik.

Diharapkan dari nilai proyek, telah dimohonkan kepada bupati untuk dilakukan penataan. Selain itu sekitarnya juga bisa dilakukan kerjasama.

“Menggunakan pola kerja sama dengan pemilik tanah. Ada swing ada Sungai Petanu, untuk pelestarian sungai,” ungkapnya.

Dengan adanya pengembangan perekonomian tersebut, akan dibutuhkan tenaga kerja, akomodasi dan lainnya. Intinya ada pemeliharaan yang bekerlanjutan.

Bagaimana sungai itu bersih, disana tidak terjadi sidimentasi. “Pak Bupati dua tahun lalu sudah merespons hal tersebut.

Baca Juga:  Luncurkan Sijebol, Disdukcapil Sasar Pedagang Pasar

Tetapi kan prosesnya lama memerlukan waktu prosedur. Kan tidak saat ini punya uang sekarang dibangun,” pungkasnya.

Pantauan kemarin, jalur yang sudah tersambung tersebut tinggal dipadatkan dan pengaspalan jalan. Meski belum diaspal, namun sudah banyak kendaraan dan masyarakat lalu lalang di lokasi tersebut. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/