alexametrics
27.6 C
Denpasar
Saturday, August 20, 2022

JRX dan Erick Garap Proyek Film Kelas A, Ajak Rumah Produksi Gabung

DENPASAR – Dikenal sebagai seorang musisi yang juga pernah bermain di dalam beberapa film layar lebar, drummer band Superman Is Dead (SID), JRX ternyata punya ketertarikan untuk membuat film utuh.

Ide membuat film ini muncul delapan tahun lalu. Yaitu saat SID menggelar tur di Jawa Barat. Saat itu, Erick Est menjadi videografer dan fotografer dari SID.

”Karena saya sejak lama punya ketertarikan terhadap kultur-kultur alternatif dan budaya tandingan. Saya utarakan ide film ini pada Erick, dan dia pun menyambutnya dengan sangat antusias,” aku JRX kepada Jawa Pos Radar Bali.

Karena film ini masih dalam tahap penggondokan sinopsis, JRX sendiri pun masih enggan untuk mengungkap tema atau cerita tentang film ini.

Kendati demikian, diakuinya, film ini nantinya akan sangat berkelas. Hal ini diakuinya
karena banyak ikon internasional yang terlibat di dalam cerita film ini.

“Dan ini fakta, mulai dari selebritis kelas A Hollywood, interpol, hingga agen rahasia,” ujarnya. 

Baca Juga:  Dispar Badung Fokus Kembangkan 11 Desa Wisata, Targetnya…

Menurutnya, target utama dari film ini nantinya yakni untuk mendokumentasikan sejumlah peristiwa menarik bersejarah di Indonesia.

Sebuah kultur alternatif yang kini makin meraksasa di Indonesia, ternyata awalnya tumbuh di Bali.

”Yang membuat ini jadi makin menarik, walau bukan Bali yang menjadi pelopor globalnya, kultur ini kini sudah menjadi tren internasional,” ujarnya.

Ide film ini pun diakuinya diangkat dari kisah nyata. Meski begitu, film ini juga mempunyai tujuan secara komersil.

Dalam hal ini, baik JRX maupun Erick Est masih mengutak-atik banyak hal terkait film ini. Banyak hal yang masih dipikirkan ulang secara matang, terutama dari sisi dramanya.

Belum lagi faktor biaya produksi yang sudah pasti tinggi mengingat cerita dan pengambilan lokasi film ini akan dilakukan hingga ke luar negeri.

”Jika ada rumah produksi yang membaca wawancara ini dan tertarik dengan ide film ini, silakan kontak kami di info@xrmblx.co. Saya pastikan film ini akan sangat menarik, kenapa?

Momentumnya sangat sempurna, kultur yang saya bicarakan di film ini benar-benar relevan dengan tren kehidupan anak muda saat ini,” imbuhnya.

Baca Juga:  Bikin Terharu, Perwakilan Satwa Kebun Binatang Ikut Rayakan HUT RI

JRX juga meyakini film bersama Erick EST ini akan menjadi film pertama di Indonesia yang mengangkat tema seperti ini.

Hal ini pun tentunya menjadi sebuah kebanggaan, karena juga dia meyakini di level Asia pun belum ada film bertema sama.

Dengan produksi yang benar film ini pun diyakininya akan sukses. “Minimal dua juta penonton sudah pasti tercapai,” singkatnya.

Sementara itu, menurut Erick Est, untuk target dirinya belum bisa menargetkan waktu secara pasti.

“Karena masih dalam pengerjaan cerita, dan mudah-mudahan tahun ini cerita dari film ini selesai, karena untuk membuat cerita ini harus matang,

dan kami sudah mendapat, dan sekarang tinggal mencari narasumber yang lain untuk melengkapi ceritanya,” kata Erick.

“Jadi kalau ceritanya sudah lengkap dan kuat dan ada pengembangan, kita langsung merealisasikan dalam film. Mudah-mudahan tahun ini bisa terwujud,” paparnya



DENPASAR – Dikenal sebagai seorang musisi yang juga pernah bermain di dalam beberapa film layar lebar, drummer band Superman Is Dead (SID), JRX ternyata punya ketertarikan untuk membuat film utuh.

Ide membuat film ini muncul delapan tahun lalu. Yaitu saat SID menggelar tur di Jawa Barat. Saat itu, Erick Est menjadi videografer dan fotografer dari SID.

”Karena saya sejak lama punya ketertarikan terhadap kultur-kultur alternatif dan budaya tandingan. Saya utarakan ide film ini pada Erick, dan dia pun menyambutnya dengan sangat antusias,” aku JRX kepada Jawa Pos Radar Bali.

Karena film ini masih dalam tahap penggondokan sinopsis, JRX sendiri pun masih enggan untuk mengungkap tema atau cerita tentang film ini.

Kendati demikian, diakuinya, film ini nantinya akan sangat berkelas. Hal ini diakuinya
karena banyak ikon internasional yang terlibat di dalam cerita film ini.

“Dan ini fakta, mulai dari selebritis kelas A Hollywood, interpol, hingga agen rahasia,” ujarnya. 

Baca Juga:  300 Guide di Bali Tak Kantongi Lisensi, HPI Minta Imigrasi Tindak

Menurutnya, target utama dari film ini nantinya yakni untuk mendokumentasikan sejumlah peristiwa menarik bersejarah di Indonesia.

Sebuah kultur alternatif yang kini makin meraksasa di Indonesia, ternyata awalnya tumbuh di Bali.

”Yang membuat ini jadi makin menarik, walau bukan Bali yang menjadi pelopor globalnya, kultur ini kini sudah menjadi tren internasional,” ujarnya.

Ide film ini pun diakuinya diangkat dari kisah nyata. Meski begitu, film ini juga mempunyai tujuan secara komersil.

Dalam hal ini, baik JRX maupun Erick Est masih mengutak-atik banyak hal terkait film ini. Banyak hal yang masih dipikirkan ulang secara matang, terutama dari sisi dramanya.

Belum lagi faktor biaya produksi yang sudah pasti tinggi mengingat cerita dan pengambilan lokasi film ini akan dilakukan hingga ke luar negeri.

”Jika ada rumah produksi yang membaca wawancara ini dan tertarik dengan ide film ini, silakan kontak kami di info@xrmblx.co. Saya pastikan film ini akan sangat menarik, kenapa?

Momentumnya sangat sempurna, kultur yang saya bicarakan di film ini benar-benar relevan dengan tren kehidupan anak muda saat ini,” imbuhnya.

Baca Juga:  Bikin Terharu, Perwakilan Satwa Kebun Binatang Ikut Rayakan HUT RI

JRX juga meyakini film bersama Erick EST ini akan menjadi film pertama di Indonesia yang mengangkat tema seperti ini.

Hal ini pun tentunya menjadi sebuah kebanggaan, karena juga dia meyakini di level Asia pun belum ada film bertema sama.

Dengan produksi yang benar film ini pun diyakininya akan sukses. “Minimal dua juta penonton sudah pasti tercapai,” singkatnya.

Sementara itu, menurut Erick Est, untuk target dirinya belum bisa menargetkan waktu secara pasti.

“Karena masih dalam pengerjaan cerita, dan mudah-mudahan tahun ini cerita dari film ini selesai, karena untuk membuat cerita ini harus matang,

dan kami sudah mendapat, dan sekarang tinggal mencari narasumber yang lain untuk melengkapi ceritanya,” kata Erick.

“Jadi kalau ceritanya sudah lengkap dan kuat dan ada pengembangan, kita langsung merealisasikan dalam film. Mudah-mudahan tahun ini bisa terwujud,” paparnya


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/