alexametrics
25.4 C
Denpasar
Tuesday, August 9, 2022

Turis Eropa Banjiri Bali, Semester I Tembus 557.423 Wisman

RadarBali.com – Terjaganya stabilitas keamanan Bali berpengaruh positif dengan industri pariwisata. Sejak awal tahun hingga memasuki semester II 2017, kunjungan wisatawan asing ke Bali menunjukkan grafik meningkat.

Jika awal tahun hingga akhir Semester I didominasi wisatawan dari ras kuning, terutama Tiongkok, saat ini kondisinya berbalik. Justru kunjungan wisatawan dari daratan benua biru, Eropa sedang tinggi-tingginya.

Berdasar data Dinas Pariwisata Bali yang didapat Jawa Pos Radar Bali, kunjungan wisatawan Eropa sejak Januari hingga saat ini naik sebesar 20,8 persen di banding tahun lalu.

Tercatat hingga saat ini mencapai 557.423 orang. Sementara di tahun 2016 lalu pada periode yang sama hanya mencapai 461.374 orang.

Pelaku industri pariwisata Bali, Putu Winastra mengakui kunjungan tamu Eropa semakin hari semakin meningkat.

Baca Juga:  Netizen Bali Protes Keras, Sesalkan Jokowi Pilih Wisnutama Jadi Menpar

Menurutnya, tingginya kunjungan ini lantaran Bali merupakan salah satu daerah tujuan wisata yang paling murah di banding daerah lainnya dengan kondisi alam yang sangat indah.

“Untuk terbang ke Bali sangat mudah dari negara – negara Eropa. Banyak maskapai yang melayani penerbangan langsung dari Eropa ke Bali,” kata Putu Winastra, kemarin (23/7).

Selain itu, kata dia, faktor keamanan juga menjadi hal penting sehingga kunjungan wisman Eropa ke Bali cukup meningkat.

“Beberapa waktu lalu Eropa sempat diguncang beberapa kali teror bom. Wajar kalau mereka mencari alternatif tempat berlibur di luar Eropa. Dan, pilihannya kalau ke Asia ya ke Bali,” bebernya.

Lantas, berapa lama mereka rata-rata berlibur ke Bali? Menurutnya, rata – rata waktu berlibur turis Eropa khususnya Prancis ke Bali yakni selama dua minggu. Selebihnya, mencari objek wisata di luar Bali seperti Jawa dan Lombok.

Baca Juga:  Adu Terampil Barista Angkat Cita Rasa Kopi Bali

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali Anak Agung Gede Yuniartha Putra membenarkan kondisi tingginya kunjungan wisman Eropa.

Sepanjang tahun 2017 ini kunjungan wisman di Bali tumbuh hingga 23,41 persen. Di tahun ini, Bali dikunjungi wisatawan asing sebanyak 2,8 juta. Dan, angka ini naik ketimbang tahun 2016 lalu.

“Tahun lalu di periode yang sama kunjungan wisatawan asing mencapai 2,3 juta. Ini salah satu perkembangan positif bagi pariwisata Bali. Dan, kami optimistis bisa melampaui target hingga akhir tahun,” pungkasnya. 



RadarBali.com – Terjaganya stabilitas keamanan Bali berpengaruh positif dengan industri pariwisata. Sejak awal tahun hingga memasuki semester II 2017, kunjungan wisatawan asing ke Bali menunjukkan grafik meningkat.

Jika awal tahun hingga akhir Semester I didominasi wisatawan dari ras kuning, terutama Tiongkok, saat ini kondisinya berbalik. Justru kunjungan wisatawan dari daratan benua biru, Eropa sedang tinggi-tingginya.

Berdasar data Dinas Pariwisata Bali yang didapat Jawa Pos Radar Bali, kunjungan wisatawan Eropa sejak Januari hingga saat ini naik sebesar 20,8 persen di banding tahun lalu.

Tercatat hingga saat ini mencapai 557.423 orang. Sementara di tahun 2016 lalu pada periode yang sama hanya mencapai 461.374 orang.

Pelaku industri pariwisata Bali, Putu Winastra mengakui kunjungan tamu Eropa semakin hari semakin meningkat.

Baca Juga:  Ikut Geram Paket Wisata Murah, DPRD Segera Panggil Konjen Tiongkok

Menurutnya, tingginya kunjungan ini lantaran Bali merupakan salah satu daerah tujuan wisata yang paling murah di banding daerah lainnya dengan kondisi alam yang sangat indah.

“Untuk terbang ke Bali sangat mudah dari negara – negara Eropa. Banyak maskapai yang melayani penerbangan langsung dari Eropa ke Bali,” kata Putu Winastra, kemarin (23/7).

Selain itu, kata dia, faktor keamanan juga menjadi hal penting sehingga kunjungan wisman Eropa ke Bali cukup meningkat.

“Beberapa waktu lalu Eropa sempat diguncang beberapa kali teror bom. Wajar kalau mereka mencari alternatif tempat berlibur di luar Eropa. Dan, pilihannya kalau ke Asia ya ke Bali,” bebernya.

Lantas, berapa lama mereka rata-rata berlibur ke Bali? Menurutnya, rata – rata waktu berlibur turis Eropa khususnya Prancis ke Bali yakni selama dua minggu. Selebihnya, mencari objek wisata di luar Bali seperti Jawa dan Lombok.

Baca Juga:  Netizen Bali Protes Keras, Sesalkan Jokowi Pilih Wisnutama Jadi Menpar

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali Anak Agung Gede Yuniartha Putra membenarkan kondisi tingginya kunjungan wisman Eropa.

Sepanjang tahun 2017 ini kunjungan wisman di Bali tumbuh hingga 23,41 persen. Di tahun ini, Bali dikunjungi wisatawan asing sebanyak 2,8 juta. Dan, angka ini naik ketimbang tahun 2016 lalu.

“Tahun lalu di periode yang sama kunjungan wisatawan asing mencapai 2,3 juta. Ini salah satu perkembangan positif bagi pariwisata Bali. Dan, kami optimistis bisa melampaui target hingga akhir tahun,” pungkasnya. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/