alexametrics
25.4 C
Denpasar
Tuesday, August 16, 2022

Kenapa Indonesia Getol Bidik Wisatawa India? Ternyata Ini Alasannya…

DENPASAR – India menjadi target market pasar pariwisata yang menjanjikan bagi Bali. Dengan jumlah penduduk kurang lebih 1 miliar, jutaan orang India melancong ke luar negeri.

Dan, salah satu destinasi wisata yang dipilih adalah Bali. Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kementerian Pariwisata RI, I Gde Pitana mengakui minat warga India untuk traveling ke luar negeri cukup tinggi.

Meski terdapat 400 juta orang miskin di negara tersebut, namun terdapat 300 juta masyarakat kaya dan 100 juta yang masyarakatnya masuk dalam kategori kaya baru yang sangat gemar melakukan traveling ke luar negeri.

Bahkan, spending money (uang yang dihabiskan) per orang mencapai USD 900 atau setara dengan Rp 12, 4 juta (kurs Rp 13.800) untuk sekali kunjungan dengan rata-rata masa tinggal lima sampai enam hari.

Baca Juga:  Pariwisata Bali Mulai Buka, Pasien Sembuh Terus Melonjak Drastis

“Wisman India paling suka dengan wisata spiritual, terlebih dengan Bali memiliki hubungan yang sangat bagus dengan India.

Di India Timur itu ada upacara sejenis upacara namanya Bali yatra. Bunga dan perahu mainan dihanyutkan ke Bali hanya simbol. Melalui promosi, kita ajak ke Bali langsung,” pungkasnya. 



DENPASAR – India menjadi target market pasar pariwisata yang menjanjikan bagi Bali. Dengan jumlah penduduk kurang lebih 1 miliar, jutaan orang India melancong ke luar negeri.

Dan, salah satu destinasi wisata yang dipilih adalah Bali. Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kementerian Pariwisata RI, I Gde Pitana mengakui minat warga India untuk traveling ke luar negeri cukup tinggi.

Meski terdapat 400 juta orang miskin di negara tersebut, namun terdapat 300 juta masyarakat kaya dan 100 juta yang masyarakatnya masuk dalam kategori kaya baru yang sangat gemar melakukan traveling ke luar negeri.

Bahkan, spending money (uang yang dihabiskan) per orang mencapai USD 900 atau setara dengan Rp 12, 4 juta (kurs Rp 13.800) untuk sekali kunjungan dengan rata-rata masa tinggal lima sampai enam hari.

Baca Juga:  Libur Usai, Jumlah Penumpang Bandara Ngurah Rai Turun Signifikan

“Wisman India paling suka dengan wisata spiritual, terlebih dengan Bali memiliki hubungan yang sangat bagus dengan India.

Di India Timur itu ada upacara sejenis upacara namanya Bali yatra. Bunga dan perahu mainan dihanyutkan ke Bali hanya simbol. Melalui promosi, kita ajak ke Bali langsung,” pungkasnya. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/