alexametrics
24.8 C
Denpasar
Tuesday, August 9, 2022

Kantongi Sertifikat Covid, Objek Wisata di Buleleng Kembali Bergeliat

BANJAR – Kunjungan ke sejumlah objek wisata di Kabupaten Buleleng kembali bergeliat. Saat ini sejumlah objek wisata di Buleleng telah mengantongi sertifikat aman dari Covid-19.

Dengan sertifikat itu, warga di Buleleng pun mulai melakukan kunjungan ke beberapa objek wisata. Seperti yang terlihat di Pemandian Air Panas Banjar.

Warga mulai mendatangi objek wisata ini pada akhir pekan. Objek wisata ini merupakan objek yang paling pertama mengantongi sertifikat aman covid dari Dinas Pariwisata Buleleng.

Pantauan Jawa Pos Radar Bali, puluhan pengunjung telah mendatangi objek wisata ini. Hanya saja jumlah pengunjung tak terlalu banyak.

Dulunya rata-rata tingkat kunjungan mencapai 200 orang per hari. Namun kini tingkat kunjungan baru berkisar pada angka 50 orang per hari.

Baca Juga:  Monumen Diserbu Warga saat Pandemi, Bupati Suwirta Turun Malam-malam

Salah seorang wisatawan, Luh Yuni mengatakan, kemarin baru pertama kalinya ia kembali melancong bersama keluarga.

Selama pandemi ia memilih berdiam diri di rumah. Berbulan-bulan berdiam di rumah, tak pelak membuat ia suntuk.

“Ini baru pertama kali jalan-jalan lagi. Rasanya sih sama saja seperti sebelumnya. Tapi ya harus jaga diri sendiri. Ikut protokol kesehatan. Tadi juga di depan diukur suhu dan diminta cuci tangan dulu,” ungkapnya.

Direktur Pemandian Air Panas Banjar Ida Made Tamu, mengungkapkan pihaknya sudah menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Pengelola telah menambah jumlah wastafel, menyediakan thermo gun, serta menyiapkan masker.

“Kami ikuti apa yang jadi aturan dari pemerintah saja. Kemarin begitu ada informasi akan dibuka lagi, kami langsung siap-siap. Karena warga di sekitar sini banyak juga yang bergantung dari objek ini,” ujar Ida Made Tamu.

Baca Juga:  New Normal, Jam Buka Pasar di Gianyar Masih Dibatasi

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata Buleleng Made Sudama Diana mengatakan, pihaknya terus mendorong pengelola objek wisata berbenah.

Pengelola diminta menyediakan fasilitas yang memenuhi ketentuan protokol kesehatan. Seperti wastafel, thermo gun, maupun mewajibkan pengunjung mengenakan masker.

Sejauh ini jelas Sudama, sudah ada 39 sertifikat yang terbit. Sebanyak delapan sertifikat diantaranya diperuntukkan bagi objek wisata.

Objek yang telah tersertifikasi yakni Air Panas Banjar, Air Terjun Aling-Aling, Pemandian Air Sanih, Air Panas Banyuwedang, Air Terjun Gitgit, Danau Buyan, Taman Nasional Bali Barat, dan Taman Laut Pulau Menjangan. 



BANJAR – Kunjungan ke sejumlah objek wisata di Kabupaten Buleleng kembali bergeliat. Saat ini sejumlah objek wisata di Buleleng telah mengantongi sertifikat aman dari Covid-19.

Dengan sertifikat itu, warga di Buleleng pun mulai melakukan kunjungan ke beberapa objek wisata. Seperti yang terlihat di Pemandian Air Panas Banjar.

Warga mulai mendatangi objek wisata ini pada akhir pekan. Objek wisata ini merupakan objek yang paling pertama mengantongi sertifikat aman covid dari Dinas Pariwisata Buleleng.

Pantauan Jawa Pos Radar Bali, puluhan pengunjung telah mendatangi objek wisata ini. Hanya saja jumlah pengunjung tak terlalu banyak.

Dulunya rata-rata tingkat kunjungan mencapai 200 orang per hari. Namun kini tingkat kunjungan baru berkisar pada angka 50 orang per hari.

Baca Juga:  Festival Jegog, Upaya Pelestarian Budaya Khas Jembrana

Salah seorang wisatawan, Luh Yuni mengatakan, kemarin baru pertama kalinya ia kembali melancong bersama keluarga.

Selama pandemi ia memilih berdiam diri di rumah. Berbulan-bulan berdiam di rumah, tak pelak membuat ia suntuk.

“Ini baru pertama kali jalan-jalan lagi. Rasanya sih sama saja seperti sebelumnya. Tapi ya harus jaga diri sendiri. Ikut protokol kesehatan. Tadi juga di depan diukur suhu dan diminta cuci tangan dulu,” ungkapnya.

Direktur Pemandian Air Panas Banjar Ida Made Tamu, mengungkapkan pihaknya sudah menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Pengelola telah menambah jumlah wastafel, menyediakan thermo gun, serta menyiapkan masker.

“Kami ikuti apa yang jadi aturan dari pemerintah saja. Kemarin begitu ada informasi akan dibuka lagi, kami langsung siap-siap. Karena warga di sekitar sini banyak juga yang bergantung dari objek ini,” ujar Ida Made Tamu.

Baca Juga:  Digimeet, Aplikasi Jemput Penumpang,Layanan Canggih Bandara Ngurah Rai

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata Buleleng Made Sudama Diana mengatakan, pihaknya terus mendorong pengelola objek wisata berbenah.

Pengelola diminta menyediakan fasilitas yang memenuhi ketentuan protokol kesehatan. Seperti wastafel, thermo gun, maupun mewajibkan pengunjung mengenakan masker.

Sejauh ini jelas Sudama, sudah ada 39 sertifikat yang terbit. Sebanyak delapan sertifikat diantaranya diperuntukkan bagi objek wisata.

Objek yang telah tersertifikasi yakni Air Panas Banjar, Air Terjun Aling-Aling, Pemandian Air Sanih, Air Panas Banyuwedang, Air Terjun Gitgit, Danau Buyan, Taman Nasional Bali Barat, dan Taman Laut Pulau Menjangan. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/