alexametrics
26.5 C
Denpasar
Tuesday, August 9, 2022

Sepi Kunjungan Turis, Atraksi Kesenian di Klungkung Ditiadakan

SEMARAPURA – Seluruh objek wisata di Kabupaten Klungkung, terutamanya objek wisata yang terangkum dalam paket wisata City Tour Klungkung telah resmi dibuka dengan protokol kesehatan mulai Kamis (9/7) lalu.

Meski telah dibuka, aktivitas di objek wisata City Tour Klungkung belum berjalan normal seperti biasanya.

Di mana segala bentuk atraksi kesenian yang biasanya ditampilkan di objek wisata itu ditiadakan.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Klungkung, I Nengah Sukasta membenarkan bila atraksi kesenian yang biasanya ditampilkan di objek wisata City Tour Klungkung tidak ditampilkan.

Itu lantaran objek wisata City Tour Klungkung masih sepi bahkan nyaris tanpa pengunjung sejak dibuka beberapa minggu lalu.

“Atraksi melukis wayang kamasan, menenun, dan tarian barong somi kami tiadakan dulu. Karena tidak ada pengunjung sama sekali,” katanya.

Baca Juga:  Sempat Kagok, Ras Muhammad Bangga Pakai Busana Etnik Nusantara

Dengan tidak ditampilkannya atraksi kesenian tersebut, tenaga kontrak yang biasanya menampilkan atraksi kesenian akhirnya beralih mengerjakan hal lain seperti menjadi tukang bersih-bersih.

Sementara para seniman yang diajak bekerja sama untuk bisa menampilkan atraksi kesenian seperti melukis wayang Kamasan, kerja samanya dihentikan sementara waktu sampai kondisi puluh kembali.

“Setelah ada pengunjung lagi, baru kami tampilkan lagi. Dengan kondisi sepi pengunjung seperti ini, siapa yang akan diberikan pertunjukkan,” ujarnya.

Bila pelaku atraksi kesenian diistirahatkan terlebih selama sepi pengunjung. Beda dengan pemandu wisata objek wisata City Tour Klungkung yang berjumlah enam orang.

Mereka tetap siaga di objek-objek wisata yang terangkum dalam paket City Tour Klungkung meski saat ini kondisinya nihil pengunjung.

Baca Juga:  Tes Dinyatakan Negatif, PDP di Buleleng Dipindahkan dari Ruang Isolasi

“Sebenarnya saat ditutup pun, mereka (pemadu wisata) tetap bekerja. Tapi diberdayakan untuk hal-hal lain seperti menata taman di objek wisata City Tour Klungkung.

Dengan kunjungan sepi seperti ini, mereka tidak hanya menjadi pemandu, tetapi juga ikut merawat objek wisata yang ada,” tandasnya.



SEMARAPURA – Seluruh objek wisata di Kabupaten Klungkung, terutamanya objek wisata yang terangkum dalam paket wisata City Tour Klungkung telah resmi dibuka dengan protokol kesehatan mulai Kamis (9/7) lalu.

Meski telah dibuka, aktivitas di objek wisata City Tour Klungkung belum berjalan normal seperti biasanya.

Di mana segala bentuk atraksi kesenian yang biasanya ditampilkan di objek wisata itu ditiadakan.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Klungkung, I Nengah Sukasta membenarkan bila atraksi kesenian yang biasanya ditampilkan di objek wisata City Tour Klungkung tidak ditampilkan.

Itu lantaran objek wisata City Tour Klungkung masih sepi bahkan nyaris tanpa pengunjung sejak dibuka beberapa minggu lalu.

“Atraksi melukis wayang kamasan, menenun, dan tarian barong somi kami tiadakan dulu. Karena tidak ada pengunjung sama sekali,” katanya.

Baca Juga:  Duh, Pariwisata Menggeliat, Empat Desa di Nusa Penida Masih Blankspot

Dengan tidak ditampilkannya atraksi kesenian tersebut, tenaga kontrak yang biasanya menampilkan atraksi kesenian akhirnya beralih mengerjakan hal lain seperti menjadi tukang bersih-bersih.

Sementara para seniman yang diajak bekerja sama untuk bisa menampilkan atraksi kesenian seperti melukis wayang Kamasan, kerja samanya dihentikan sementara waktu sampai kondisi puluh kembali.

“Setelah ada pengunjung lagi, baru kami tampilkan lagi. Dengan kondisi sepi pengunjung seperti ini, siapa yang akan diberikan pertunjukkan,” ujarnya.

Bila pelaku atraksi kesenian diistirahatkan terlebih selama sepi pengunjung. Beda dengan pemandu wisata objek wisata City Tour Klungkung yang berjumlah enam orang.

Mereka tetap siaga di objek-objek wisata yang terangkum dalam paket City Tour Klungkung meski saat ini kondisinya nihil pengunjung.

Baca Juga:  [Kabar Baik] Bali Sedang Proses Ajukan Ijin Tes Corona Sendiri

“Sebenarnya saat ditutup pun, mereka (pemadu wisata) tetap bekerja. Tapi diberdayakan untuk hal-hal lain seperti menata taman di objek wisata City Tour Klungkung.

Dengan kunjungan sepi seperti ini, mereka tidak hanya menjadi pemandu, tetapi juga ikut merawat objek wisata yang ada,” tandasnya.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/