MANGUPURA - Kunjungan wisatawan di Pantai Kuta meningkat selama Juli 2023. Bendesa Adat Kuta, I Wayan Wasista mengatakan, kunjungan di Pantai Kuta mulai mendekati masa sebelum pandemi.
Hal ini terbukti dengan mulai padatnya kawasan Kuta, hingga kerap kali menyebabkan kemacetan. Meningkatnya wisatawan juga berimbas pada peningkatan pendapatan masyarakat di Desa Adat Kuta.
"Kunjungan sekarang sudah bagus, astungkara sudah meningkat. Kemudian pendapatan masyarakat yang jualan di sana sudah bisa hidup dibandingkan saat pandemi," paparnya Sabtu kemarin (29/7).
Disebutnya peningkatan kunjungan wisatawan bisa mencapai 50 persen. Namun, ia tak mengetahui pasti jumlahnya karena pihaknya tidak menerapkan ticketing di Pantai Kuta.
Uniknya, selama periode Juli ini, kunjungan wisatawan domestik (wisdom) lebih mendominasi dibandingan wisatawan mancanegara (wisman). "Saya rasa lebih banyak domestik sekarang. Wisman itu banyak juga, tapi lebih banyak domestik," sambungnya.
Wisatwan domestik kebanyakan yang datang secara rombongan dengan menggunakan bus. Menurutnya, wisdom merasa belum lengkap ke Kuta jika belum mengunjungi Pantai Kuta. Sementara wisman kebanyakan datang untuk surfing ataupun hanya sekadar menikmati matahari terbenam.
Adapun periode Pantai Kuta sering kedatangan wisdom yakni ketika masa liburan di bulan Juli, Agustus, maupun Desember. "Kalau bulan September dan Oktober berkurang (jumlah kunjungan wisdom, red). Satu, karena bukan musim liburan dan kedua karena musim angin kencang atau hujan," kata Wasista.
Kendati demikian, wisdom saat ini juga turut bebelanja di kawasan Pantai Kuta, sehingga menunjang perputaran ekonomi masyarakat sekitar.