MANGUPURA, radarbali.id - Slamet Riyanto, 50, ditemukan meregang nyawa. Buruh Proyek asal Desa Kebonagung, Kecamatan Sulang, Kabupaten Rembang, Provinsi Jawa Tengah ini diduga tersengat aliran listrik tegangan tinggi. Kejadian berlangsung di tempat proyek rumah, Banjar Mangening, Desa Cemagi, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Senin 14 Agustus 2023 sekira pukul 20.00.
Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Badung IPTU I Ketut Sudana mengatakan, pihaknya telah memeriksa sejumlah saksi terkait peristiwa tersebut. Diantaranya dua rekan Slamet Riyanto (korban) asal Desa Kalijaga, Kecamatan Aikmel, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. Diantaranya Farizul Wathon, 20, dan Abdul Hafizil Lisani, 21.
Diri keterangan dua anak muda ini diketahui bahwa proyek rumah dikerjakan itu milik orang bernama Alex. Ketiganya tinggal bedeng. Tepatnya samping rumah (TKP), di Banjar Mangening. Saat kejadian, mereka berada di luar. Karena sudah waktu menunjukan pukul 20.00, keduanya pulang ke bedeng. Ternyata situasi dalam keadaan gelap gulita.
Ke duanya sempat memanggil teman (korban) “mas, mas, mas” dari luar, namun tidak ada jawaban. Seperti biasanya, mereka masuk ke dalam proyek rumah untuk menyalakan listrik. "Ya, lampu bedeng, saklarnya alias kontak listrik berada di bangunan proyek rumah," sebut Kasi Humas sembari menjelaskan lagi bahwa lampu bedeng bersumber dari rumah (TKP).
Karena gelap di proyek rumah, keduanya masuk ke dalam proyek rumah menggunakan senter dari ponsel, dengan tujuan untuk menyalahkan listrik. Ketika berada di dalam rumah itu, mereka terkejut karena melihat teman (korban) sudah dalam posisi telungkup. Diduga tidak sadarkan diri. Karena panik, kedunya tidak jadi menyalakan lampu dan memilih angsung lari keluar daru proyek rumah.
Tujuannya meminta pertolongan kepada warga sekitar. Namun tidak ada yang berani menolong karena takut kesetrum. Lalu salah satu warga menghubungi Pecalang Desa Cemagi yang kemudian melaporkan kepada Polsek Mengwi. Tim inavis Polres Badung dikerahkan melakukan olah TKP. Ternyata benar, nyawanya sudah tergolong.
Di sana posisi lelaki tersebut dalam keadaan tertelungkup. Kepala mengarah ke barat dan hanya menggunakan celana dalam warna biru. Tangan kiri menggenggam sabun mandi, sikat gigi dan pasta gigi. Terdapat luka bakar pada punggung kiri sampai dengan ketiak kiri. Ada luka gores pada jari manis kanan.
Dari wajah sampai dengan leher sudah membiru. "Diduga meninggal kesetrum karena. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan," beber Jubir Polres Badung. Ambulans BPBD Badung Membawa mayat lelaki tersebut ke Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Ngoerah. "Lokasi TKP sudah dipasang Police Line," tutupnya.***
Editor : M.Ridwan