MANGUPURA, radarbali.id - Pasangan suami istri (pasutri) Warga Negara Asing (WNA) digulung ombak Pantai Batubelig, Desa Adat Kerobokan, Badung, Bali. Kejadian berlangsung Selasa (7/11) sekitar pukul 14.30. Karina Melnychuk, 30, Warga Negara Ukraina, selamat dari maut. Sementara suaminya, Xiao Fong Jhony, 34, dinyatakan hilang dan dalam pencarian.
Kasi Operasi dan Siaga Kantor SAR Denpasar I Wayan Suwena mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan dari Kepala UPTD Balawista Badung Utara bernama Epel, sekitar pukul 16.00.
Menurut keterangan dari pelapor, diperkirakan waktu kejadian pada pukul 14.30.
"Peristiwa ini diketahui ketika keduanya mandi di laut. Teman-teman korban yang mengetahui keduanya tenggelam, teriakan minta tolong," terang I Wayan Suwena mengutip laporan pelapor.
Setelah itu dilakukan pencarian. Wanita asal Ukraina sudah ditemukan, sementara suaminya masih dalam tahap pencairan.
Begitu mendapat laporan, pihaknya langsung menerjunkan 12 personil menuju Pantai Seminyak. Setibanya di lokasi, tim dibagi menjadi 2 SRU.
Yakni, penyisiran di perairan menggunakan rubber boat. Sementara tim lainnya menyisir di sepanjang bibir pantai.
Pencarian difokuskan di seputaran lokasi korban tenggelam dengan dibantu alat aqua eye alias deteksi objek di bawah permukaan air.
Setelah sempat pencarian selama kurang lebih 1 jam, sampai dengan pukul 18.00 belum juga ditemukan."Tim SAR gabungan belum berhasil menemukan korban," tuturnya.
Operasi SAR akan kembali dilanjutkan Rabu hari ini (besok pagi).
"Hari ini tim SAR gabungan yang terlibat diantaranya Kantor SAR Denpasar, Balawista, Polair Badung serta potensi SAR," tutupnya.
Senada disampaikan Kepala Bidnag Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Badung Iptu I Ketut Sukadi.
Warga Negara Asing diduga terseret arus dan tenggelam itu, sampai saat ini belum ditemukan dan masih dalam proses pencarian.
"Xiao Fong Jhony, 34, asal China alamat Swan Villa, Jalan Cendrawasih, No.99 X, Kerobokan Kelod, Kuta Utara, Badung, masih dicari..istrinya asal Ukraina selamat," tambahnya.
Karena situasi gelap dan cuaca kurang baik sehingga proses pencarian korban sesuai rencana dilanjutkan Rabu, 7 November 2023.***
Editor : M.Ridwan