MANGUPURA, Radarbali.id – Ketua KONI Badung, Made Nariana tampaknya masih resah dengan kisruh yang terjadi di tubuh Taekwondo Indonesia (TI) Badung. Di mana, terjadi dualism kepemimpinan yang hingga kini belum menemukan titik temu.
Bahkan, tak segan-segan, ia pun menyindir hal tersebut di depan ratusan atlet KONI Badung yang dikumpulkan di Lapangan Umum Blahkiuh Abiansemal pada Sabtu lalu (2/11) dalam acara Apel Siaga atlet Badung.
Dalam arahannya dihadapan para atlet hingga para pengurus cabor yang hadir, Ia meminta supaya tetap bersatu padu, jaga kekompakan dan kebersamaan antara atlet, pengurus, pelatih dan orang tua atlet.
Baca Juga: KONI Badung Batalkan Sports Tourism 2025, Pilih Fokus Persiapan Porprov
Nariana minta, semua atlet memiliki fanatisme perjuangan kepada Badung, sebab semua perkembangan olahraga di bawah binaan KONI menggunakan uang rakyat Badung. ”Tujuan akhir kita dalam tahun 2025, tidak ada lain menjadi juara umum ke-10 kalinya dalam Pekan Olahraga Provinsi Bali,” tegasnya.
Ia juga mengatakan, kekompakan atlet merupakan modal awal yang penting, sekalipun belum dibentuk team bayangan. Awal tahun akan dibentuk team bayangan, dan Maret 2025 sudah ada team definitif yang akan diterjunkan dalam Porprov Bali 2025.
Dari ratusan atlet KONI Badung tersebut, datang juga puluhan atlet Taekwondo Indonesia (TI) Badung. Ia dipimpin Plt. Ketua Umum Pengkab TI Badung Made Sudana bersama Sekretarisnya Arnold Makasau.
Baca Juga: Kisruh Taekwondo Badung, KONI Pastikan Segera Gelar Muskablub
Atlet TI Badung itu berasal dari sejumlah Dojang TI di Badung yang kini dikoordinasikan Pengkab TI Badung. Sudana mengatakan, ia juga menerima laporan bahwa sejumlah pimpinan dojang dan pelatih TI dipanggil Pengurus TI Bali.
Sudana juga meminta siapa pun dipanggil silahkan datang. Jelaskan sesuai dengan kapasitas yang diketahui, jangan melebar ke mana-mana. Memang ada laporan dari salah satu pimpinan Dojang, ia “dihakimi” Pengurus TI Bali dipimpin Sekumnya Sumada di sebuah kantor di Denpasar Selatan. Bahkan dipaksa membuat pernyataan tertentu.
”Kami menyilahkan mereka datang kalau dipanggil. Tapi jangan menjelaskan persoalan yang tidak diketahui. Jangan melebar ke mana-mana. Saya menjadi Plt Ketua Umum Pengkab TI, atas Keputusan KONI Badung berdasarkan AD/ART KONI. Hal ini saya harus jalankan sampai Muskablub TI yang segera akan diadakan,” kata Sudana.
Baca Juga: Bola Panas Kian Bergulir di Taekwondo Badung, KONI Bali Angkat Bicara
Sebagaimana diketahui, di Pengkab TI Badung ada dua Plt (pelaksana tugas) ketua umum. Pertama Plt ditunjuk Ketua Umum Pengurus Provinsi TI Bali, dan ada juga Plt Ketua Umum Pengkab TI yang ditunjuk Ketua Umum KONI Badung.
Kekisruhan terjadi di Pengkab TI Badung akibat ada dojang melakukan mosi tidak percaya kepada Ketua Umumnya. Mosi tidak percaya itu dipimpin Sumada yang merupakan Sekum TI Bali dan pemilik Dojang di Denpasar dan Badung.
Sekretaris KONI Badung Sutama yang mengabsen semua cabor dalam apel siaga tersebut menyatakan salut dengan kehadiran atlet TI di bawah komando Plt Made Sudana. ”Terima kasih atlet TI yang juga semangat hadir dalam apel siaga ini. Anda masih taat dengan AD/ART KONI dan hal ini akan kami lanjutkan supaya semua persoalan TI Badung tuntas,” kata Sutama. ***
Editor : Made Dwija Putera