
Oleh: Santy Sastra
(Mindset Motivator & Hypnoterapist)
PERNAH merasa kepala seperti radio yang nggak bisa dimatikan? Itulah over thinking - kebiasaan berpikir berlebihan. Kita memutar ulang kejadian kemarin, menebak masa depan, atau cemas pada hal kecil.
Wajar, semua orang mengalaminya. Tapi kalau terus-menerus, pikiran yang terlalu rajin ini justru bikin lelah sendiri.
Di usia matang kita punya banyak pengalaman. Itu modal bijaksana. Sayangnya, pertimbangan sering berubah jadi kekhawatiran berulang.
Energi habis untuk berpikir, bukan bertindak. Padahal waktu dan tenaga kita lebih berharga untuk hal nyata: ngobrol, jalan sore, atau bercanda dengan cucu.
Dampaknya nyata. Pertama, tidur terganggu. Otak terus bekerja sehingga susah rileks. Bangun pagi badan pegal, mood mudah drop.
Kedua, kesehatan menurun. Stres berlebih bisa picu sakit kepala, darah tinggi, sampai maag kambuh.
