Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Nelayan Asal Serangan Akhirnya Ditemukan Tak Bernyawa Mengapung di Perairan Sawangan Badung

M.Ridwan • Minggu, 23 November 2025 | 04:04 WIB
EVAKUASI: I Wayan Dana, 60, nelayan asal Banjar Kaja, Kelurahan Serangan, ditemukan meninggal dan di evakuasi oleh aparat gabungan.
EVAKUASI: I Wayan Dana, 60, nelayan asal Banjar Kaja, Kelurahan Serangan, ditemukan meninggal dan di evakuasi oleh aparat gabungan.

DENPASAR, radarbali.jawapos.com – Sebelumnya dikabarkan hilang, saat memancing gurita di Perairan Pantai Karang Sanur sejak Rabu 20 November 2025 akhirnya ditemukan. Namun setelah tiga hari menyisir laut dan pesisir, Tim SAR gabungan menemukan I Wayan Dana, 60,  nelayan asal Banjar Kaja, Kelurahan Serangan, dalam kondisi meninggal dunia di Perairan Pantai Sawangan, tepatnya di depan Hotel Hilton, Nusa Dua, Sabtu (22/11/2025) sekitar pukul 09.30 WITA.

Untuk diketahui, korban pertama kali terlihat oleh seorang nelayan yang melintas. Ia melihat sesosok tubuh terapung dengan posisi tertelungkup dan mengenakan kemeja kotak-kotak serta celana abu-abu—ciri-ciri yang sesuai dengan laporan orang hilang. Informasi itu langsung diteruskan kepada Kantor SAR Denpasar dan pihak kepolisian.

“Jenazah Wayan Dana ditemukan sekitar 8,9 nautical mile barat daya dari titik ditemukannya jukung milik korban, dan langsung dievakuasi oleh RBB Basarnas,” ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya, Sabtu (20/11).

 Baca Juga: Geger! Koper Misterius di Tonja Denpasar, Tim Penjinak Bom Turun Tangan, Ini Faktanya

Sejak pagi, Tim SAR gabungan sudah kembali melakukan operasi hari ketiga. Pencarian dimulai pukul 07.00 Wita dengan penyisiran laut dari TKP mengarah ke selatan sesuai pola angin dan arus, serta penyisiran darat sepanjang pesisir menuju utara.

Operasi turut melibatkan berbagai unsur, antara lain. Personel Pos Sanur & Pos Kapal Serangan Polairud Polresta Denpasar. Tim SAR Dit Polairud Polda Bali.

Basarnas Denpasar. Balawista Sanur dan Babin Potmar TNI AL. Alut diterjunkan dalam operasi, mulai dari Kapal Polisi XI-1014, kapal Basarnas, Rapid Deployment Land SAR, drone thermal, Aqua Eye, hingga perangkat komunikasi pendukung.

 Baca Juga: Deputi III Kantor Staf Presiden Pantau Progress Program MBG dan Revitalisasi Sekolah di Bali, Begini Targetnya

Setelah dievakuasi ke Dermaga Pasiran, Pelabuhan Benoa, jenazah langsung dibawa ke RSUP Prof. Ngoerah Denpasar menggunakan ambulans Balawista Badung.

Di rumah sakit, pihak keluarga dalam hal ini anak kandung korban, I Wayan Debiarta membenarkan bahwa jenazah tersebut adalah Wayan Dana, nelayan yang hilang saat melaut tiga hari sebelumnya.

Sedana disampaikan Kasi Humas Polresta Denpasar Kompol Sukadi, bahwa Wayan Dana dilaporkan hilang pada 20 November 2025 berdasarkan Laporan Kejadian LK/16/XI/2025/Sat Polairud.

Saat itu korban berangkat memancing gurita menggunakan jukung dari Pantai Karang, Sanur. Beberapa jam kemudian, jukung miliknya ditemukan mengapung tanpa awak, memicu operasi pencarian besar-besaran.

Upaya pencarian juga mendapat dukungan dari unsur potensi SAR lain, seperti Arjuna Rescue, Bali Rescue, Namru, Bali Emergency Response, Dewata Rescue Service, Orari, masyarakat sekitar, serta keluarga korban. "Operasi SAR resmi dinyatakan selesai setelah korban berhasil ditemukan dan diserahkan kepada keluarga," tutupnya.***

Editor : M.Ridwan
#nelayan hilang #Pantai Sawangan #mancing di laut