
Oleh: Santy Sastra
(Mindset Motivator & Hypnoterapist)
MASA lalu adalah bagian dari hidup yang tidak bisa diulang. Tapi kenangan itu sering kali ikut dibawa ke hari ini, meski sudah menyakitkan.
Banyak orang terjebak dalam penyesalan. Pikiran terus kembali ke kesalahan yang pernah dibuat. Padahal hidup berjalan ke depan, bukan ke belakang.
Melepaskan bukan berarti melupakan. Melepaskan berarti berhenti memberi luka itu kendali atas perasaan kita hari ini.
Langkah pertama adalah mengakui rasa sakit. Jangan pura-pura baik-baik saja jika hati masih terluka. Jujur pada diri sendiri adalah awal penyembuhan.
Menangis, menulis jurnal, atau bercerita pada orang terpercaya bisa membantu. Emosi yang dikeluarkan lebih sehat daripada dipendam terus-menerus.
Belajar memaafkan juga penting. Memaafkan bukan untuk orang lain, tapi untuk diri sendiri agar tidak terus disiksa amarah dan kecewa.
