GIANYAR, radarbali.id – Spanduk bertuliskan "Football Without Fans ia Nothing" di Tribun Utara Lapangan Dipta, Gianyar menjadi sorotan. Biasanya, Tribun Utara dipenuhi dengan suporter Bali United dengan dresscode serba hitam. Namun saat menjamu PSS Sleman di laga perdana Liga 1, justru dihias bangku kosong.
Jumlah penonton pun anjlok dratis. Dalam catatan Jawa Pos Radar Bali, saat laga melawan PSM Makassar dalam ajang memperebutkan tiket play offs liga Champions Asia, jumlah penonton di stadion Dipta, Gianyar saat itu mencapai 14 ribu penonton. Saat itu harga tiket masih terjangkau, yakni dengan harga Rp. 60 ribu.
Namun dalam laga perdana Liga 1 melawan PSS Sleman kemarin, jumlah penonton tercatat penyelenggara hanya 3450 penonton. Ini artinya, turun kurang lebih sekitar 80 persen dari jumlah penonton saat laga melawan PSM Makassar. Hal ini tak lepas karena pihak manajemen Bali United tiba-tiba menaikan harga tiket menjadi Rp. 100 ribu.
Baca Juga: Bali United Hilang Peluang, Tumbang di Kandang Dipermalukan PSS Sleman, Teco Minta Maaf ke Suporter
Pelatih Bali United pun berharap dalam pertandingan selanjutnya, stadion Dipta bisa kembali dipenuhi suporter untuk membantu tim meraih kemenangan. Teco pun sadar akan persoalan harga tiket dan sudah memprediksi jika stadion akan sepi dari penonton.
"Sebelum pertandingan, kami sudah tahu (penonton sepi). Kami tak bisa bisa kontrol itu. Sepak bola itu hiburan. Yang cinta sepak bola, yang suka hibura, mereka pasti bisa datang (stadion). Semoga dalam pertandingan ke depan sama-sama ada solusi," ujar kemarin.
Diketahui, terkait kenaikan tiket, pihak manajemen Bali United beralasan, kenaikan harga ini karena adanya perubahan kapasitas stadion yang berkurang karena pergantian kursi duduk. “Perlu kami sampaikan bila musim ini harga tiket pertandingan akan mengalami kenaikan harga,” ujar Chief Executive Officer (CEO) Bali United, Yabes Tanuri.
“Hal ini atas pertimbangan dari jumlah kapasitas stadion yang berkurang dengan adanya single seat dan untuk tetap bisa menjaga kenyamanan fasilitas stadion Dipta yang sudah standar Internasional,” lanjut Tanuri.***
Editor : M.Ridwan