Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Duet Jantung Pertahanan Skuad Bali United: Jadi Pemain Utama, Kadek Arel tetap Hormat Pemain Senior

I Wayan Widyantara • Rabu, 5 Juli 2023 | 04:00 WIB
Pemain muda Bali United Kadek Arel Priyatna (kiri kaus merah) dalam laga Bali United vs PSS Sleman di Stadion Kaptyen I Wayan Dipta.
Pemain muda Bali United Kadek Arel Priyatna (kiri kaus merah) dalam laga Bali United vs PSS Sleman di Stadion Kaptyen I Wayan Dipta.

Umur tak menjadi persoalan untuk menunjukan kualitas diri. Namun, yang pastinya menjadi pembeda adalah soal pengalaman di lapangan hijau. Saling mengisi adalah kunci untuk memperkuat sebuah tim. 

 

BEGITULAH gambaran untuk pemain di jantung pertahanan Bali United saat ini. Pelatih Bali United, Stefano “Teco” Cugurra memberikan kepercayaan duet pemain termuda di skuad Bali United dengan pemain anyarnya.

Mereka adalah Kadek Arel Priyatna yang masih berusia 18 tahun berduet dengan kapten Timnas Thailand, Elias Dolah. Kedua pemain yang kini menjadi andalan Bali United di lini pertahanan ini pun kemudian saling memuji.

Arel misalnya. Ia mengaku banyak dapat masukan dan saran dari tandemnya tersebut.“Terima kasih kepada pelatih karena telah mempercayakan saya. Saya bisa bermain bersama Elias Dolah. Pemain yang sangat berpengalaman dan saya bisa belajar banyak dari dia,” ujar Arel

Diketahui, duet pertama mereka terjadi saat bertandang ke markas PSM Makassar di Stadion B.J.Habibie, Parepare. Saat itu duet Arel dan Dolah sukses membawa Bali United bermain imbang 1-1 yang berujung drama penalti dan dimenangkan Bali United.

Pertandingan kedua kembali terjadi saat laga pembuka BRI Liga 1 2023/2024 menjamu tamunya PSS Sleman. Meski kalah 1 gol dari tamunya, tetapi duet lini belakang ini cukup kokoh sepanjang babak pertama. Hal itu juga tidak terlepas dari peran seorang Elias Dolah yang terus memberikan masukan dan saran buat Kadek Arel.

“Pastinya, saya selalu diberikan masukan dari Dolah. Seperti setiap detail yang ada pada saat pertandingan dimana kami harus komunikasi dengan teman yang ada di lapangan. Selain itu juga dari sisi leadership yang dia (Elias Dolah) miliki sangat luar biasa dan saya belajar banyak dari dia,” ungkap Kadek Arel.

Kadek Arel sendiri menjadi pemain penting yang sukses memberikan trofi juara Elite Pro Academy (EPA) Liga 1 U18 Tahun 2021 lalu bersama Bali United U18. Prestasi inilah kemudian membuat dia naik tingkat menjadi bagian dari skuad senior Bali United. Debutnya di Liga 1 musim lalu terjadi saat berjumpa Persita pada BRI Liga 1 2022/2023 bulan Maret di Stadion Maguwoharjo, Sleman.

Beberapa pemain senior seperti Haudi Abdillah, Jajang Mulyana, Ryuji Utomo, Komang Tri Arta, serta Elias Dolah menjadi panutan bagi Kadek Arel untuk terus berkembang menjadi salah satu pilar pertahanan milik Bali United. Begitu juga dengan Elias Dolah, pemain asal Thailand yang memiliki keturunan Swedia ini juga sarat akan pengalaman dan prestasi.

Dolah menjadi salah satu pilar kesuksesan Thailand yang sukses menjuarai Piala AFF 2020 atas Indonesia di partai final. Saat itu, salah satu pemain Bali United, Irfan Jaya juga turut bersama Indonesia yang hanya mampu meraih medali perak.***

 

Editor : M.Ridwan
#kadek arel #Stefano Teco Cugurra #pelatih bali united #hormat senior #Pemain utama