GIANYAR,radarbali.id- Bali United kembali memperpanjang rekor tak terkalahkan main dikandang melawan PSM Makassar. Kemenangan dramatis melalui dua gol lewat Ilija Spasojevic berhasil membalikan keadaan dengan merubah skor menjadi 3-2 di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar pada Jumat (11/8).
Jual beli serangan terjadi pada menit awal pertandingan. Dalam satu menit awal, Bali United sejatinya memiliki peluang emas untuk menciptakan gol melalui striker anyarnya, Jefferson Assis. Namun, kiper PSM Makassar, Reza Arya berhasil menggagalkan.
Permainan terbuka pun dilakukan kedua tim. Bali United pun kembali ditekan dengan permainan melebar yang dilakukan PSM Makassar. Pada menit ke lima, pemain Bali United, Eber Bessa melakukan pelanggaran. Bola mati berhasil dimanfaatkan oleh M. Rizky mendapatkan bola liar dan melakukan tembakan yang berbuah gol.
Skor pun menjadi 0-1 untuk keunggulan jawara Liga 1 musim 2023/2024. Pasca tertinggal, Bali United langsung meningkatkan serangannya. Tak butuh waktu lama, pada menit ke 11, Privat Mbarga mendapatkan umpan silang dari Eber Bessa dan berbuah gol. Skor pun menjadi imbang 1-1. Ini menjadi gol kedua private di musim ini.
Bermain imbang, laga pun menjadi sengit. Bahkan pada menit ke 29, bek PSM Makassar, Safrudin Tahar melakukan tendangan kungfu yang mengenai paha Novri Setiawan. Wasit yang dipimpin oleh Aidil Azmi pun langsung memberikan kartu merah. Hal ini membuat PSM Makassar harus bermain dengan 10 pemain.
Meski begitu, justru PSM Makassar bisa menambah gol di menit 40 melalui bola mati yang dieksekusi oleh Sayuri Yance. Skor berubah jadi 1-2 hingga babak pertama berakhir. Penampilan Adilson Maringan sebagai kiper Bali United pun menjadi sorotan dibabak pertama. Dimana, statistik mencatat pemain asal Brasil itu tanpa penyelamatan meski Bali United menguasai 64 persen jalannya pertandingan pada babak pertama.
Dibabak kedua, unggul jumlah pemain membuat Ricky Fajrin dan koleganya melakukan over attack alias serangan bertubi-tubi. Bahkan Pelatih Bali United pun akhirnya memasukan Ilija Spasojevic yang berduet perdana dengan Jefferson Assis di liga satu. Hasilnya, dua gol pun bersarang ke PSM Makassar sehingga membalikan keadaan menjadi 3-2 dan sekaligus menjadi hadiah untuk merayaka Kuningan untuk umat Hindu di Bali.
"Kami kerja keras lawan tim yang juara musim lalu. Banyak perubahan yang kami lakukan di babak kedua dengan pergantian pemain senior, seperti Spaso, Fadil dan M. Rahmat benar-benar merubah keadaan" ujar Pelatih Bali United, Stafeno "Teco" Cugurra usai pertandingan.
Di sisi lain, Spaso mengaku senang bisa menciptakan dua gol dan mampu membalikan keadaan sehingga berbuah kemenangan. Namun yang menarik, pertandingan kali ini adalah duet perdana antara Spaso dengan Jeferson.
"Ini pertama kali kami (Spaso-Jefferson) bermain bersama. Dia pemain luar biasa, bermain full time, dan sangat membantu tim dan saya dalam mencetak gol. Saya juga melihat dua pemain PSM memarking dia dan saya jadi bebas. Mungkin jika saya sendiri sebagai target man, pemain PSM akan fokus ke saya," pungkasnya.***
Editor : M.Ridwan