Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Persik Kediri vs Bali United: Bukan Blunder Strategi, Teco Salahkan Komunikasi Pemain

I Wayan Widyantara • Rabu, 7 Februari 2024 | 03:34 WIB

 

 

KOMUNIKASI TAK JALAN: Eber Bessa terlibat perebutan bola atas di laga lanjutan Liga 1 di Stadion Brawijaya Kediri (5/2/2024)
KOMUNIKASI TAK JALAN: Eber Bessa terlibat perebutan bola atas di laga lanjutan Liga 1 di Stadion Brawijaya Kediri (5/2/2024)

KEDIRI,radarbali.id - Persiapan yang matang dan uji coba hingga ke luar negeri ternyata tak mengubah pola permainan Bali United. Mereka tampil melempem saat melawan Persik Kediri dalam lanjutan Liga 1 musim 2023/2024 di pekan ke 24.

Eber Bessa dkk kalah dengan skor 1-0 dalam laga yang digelar di Stadion Brawijaya, Kediri, Jawa Timur pada Senin (5/2).

Serdadu Tridatu, julukan Bali United memang kalah melalui gol yang tercipta dari titik putih. Namun secara permainan, anak asuh dari pelatih Stefano “Teco” Cugurra ini jauh dari harapan. Mulai dari kesalahan passing antar pemain hingga tidak adanya support para pemain ketika menyerang.

Statistik mencatat, Bali United kalah penguasaan bola 60-40 persen. Begitu juga dengan kesempatan gol, yakni 9-4. Beruntung, Adilson Maringa, kiper utama Bali United tampil apik dengan melakukan 8 kali penyelamatan gawang.

Catatan buruknya, para pemain Bali United melakukan 22 kali pelanggaran dan menghasilkan 5 kartu kuning.

Hasil pertandingan ini membuat Bali United terpental dari posisi 3 ke posisi 4 klasemen sementara. Lalu apa alasan Teco mengenai kekalahan ini?

“Di babak pertama kami punya peluang dengan terkena tiang gawang. Masuk babak kedua, kami ada pergantian pemain dan hilang komunikasi sehingga lawan bisa memanfaatkan peluang melalui penalti dan cetak gol. Kami harus mengakui kekalahan ini dan memperbaiki di laga berikutnya,” tanggap, pelatih berlisensi Brasil ini.

Sebagaimana diketahui, gol tercipta ketika Teco melakukan perubahan strategi. Haudi Abdilah yang mengalami cedera diganti dengan Novri Setiawan.

Pelatih asal Brasil tersebut meminta Ricky Fajrin untuk jadi center bek menemani Kadek Arel. Kemudian Andhika Wijaya ditarik jadi bek kiri dan bek kanan diisi oleh Novri.

Pasca perubahan tersebut, bencana terjadi. Lubang justru terjadi di posisi belakang. Kadek Arel pun gagal mengantisipasi pergerakan Flavio Silva, penyerang Persik Kediri ke dalam kotak terlarang milik Serdadu Tridatu dan melakukan penghadangan dengan pelanggaran.

Namun Teco enggan menyalahkan Arel. Ia menyalahkan jika para pemain melakukan kesalahan komunikasi. Bukan karena strategi blunder pergantian pemain yang dilakukannya.

“Menurut saya tidak ada masalah (perubahan formasi), hanya saja ada sedikit masalah di komunikasi sehingga ada peluang untuk lawan mencetak gol,” pungkasnya.***

Editor : M.Ridwan
#kalah #laga tandang #Persik #bali united