DENPASAR, radarbali.id – Sesuai janji, target menang di kandang akhirnya terealisasi. Bali United berhasil memperoleh poin penuh setelah menang di kandang dengan skor 3-2 saat meladeni Persis Solo di stadion I Wayan Kapten I Wayan Dipta Gianyar Kamis petang (29/2/2024).
Ini menjadi kemenangan perdana di awal tahun 2024. Bali United pun naik ke posisi 3 klasemen sementara dengan raihan 45 poin.
Jual beli serangan mengawali laga. Kedua tim sama-sama memiliki peluang emas di lima menit awal.
Di mulai dari tembakan dari luar kotak penalti oleh bek Bali United, Andhika Wijaya. Namun tendangannya di tepis penjaga gawang dan juga serangan cepat para pemain Persis Solo melalui speed para pemainnya.
Beruntung, Kiper Bali United, Adilson Maringa tampil cekatan. Sejumlah peluang yang dimiliki para pemain Persis berhasil dipentalkannya.
Tempo permainan memang berjalan cepat di 20 menit babak pertama dan masing-masing memiliki peluang yang membahayakan.
Baca Juga: Sial! Jambret Kalung Emas, Liong Babak Belur Dimassa, Residivis Ini Beraksi Pagi Hari Saat Galungan
Puncaknya, Pelatih Bali United, Stefano "Teco" Cuggura yang kembali memasang Irfan Jaya di lini sayap kiri berhasil melakukan sejumlah terobosan dan memberikan umpan ke tengah kotak pinalti lawan.
Kemelut pun terjadi. I Gde Sunu yang berada diposisi yang tepat berhasil melesatkan tembakan dan gol pun terjadi.
Ini menjadi gol perdananya dari dua laga yang dia dipercaya untuk dimainkan. Usai skor 1-0, kedua tim masih bermain di tempo yang sama.
Sejumlah peluang melalui tembakan jarak jauh lebih dominan. Andhika Wijaya, mencoba melakukan tembakan dari luar kotak pinalti di menit 40 dan berbuah gol. Ini pun menjadi gol perdananya di liga 1 dari 12 laga yang Ia mainkan.
Jika melihat statistik paruh pertama, Persis Solo sejatinya unggul dalam ball posision, 48 persen berbanding 52 persen namun kalah tipis kesempatan gol. Yakni 4-3 kesempatan gol dimenangkan Bali United. Hingga peluit babak pertama berakhir, skor 2-0 masih menjadi milik Spaso dkk melalui gol yang dicetak gelandang bertahan dan bek kanan tersebut.
Memasuki babak kedua, Persis Solo tampil ngotot. Sedangkan Bali United tampil kurang sigap. Hal tersebut membuat Moussa Sidibe berhasil mencetak gol cepat di menit ke 48 dengan memanfaatkan umpan lambung dari Jaime.
Persis pun berhasil menipiskan skor menjadi 2-1. Usai gol, tempo permainan kembali kencang. Bali United tidak mau diam dihadapan pendukungnya. Mereka pun juga melakukan serangan ke lawan.
Baca Juga: Owner Ayuterra Belum Disidangkan, Masih Jalani Tahanan Rumah, Ini Alasan Jaksa Kejari Gianyar
Puncaknya di menit 70, M. Rahmat menciptakan gol yang membuat Bali United melebarkan keunggulan. Namun ditengah gol tercipta, kerusuhan justru terjadi di ujung barat daya stadion antara tribun VIP dengan tribun yang diisi pendukung Persis.
"Awalnya saling ejek lewat lagu, kemudian tiba-tiba penonton di tribun VIP mendekat ke arah tribun suporter Persis. Ribut lah jadinya, kacau. Ada suporter Persis juga yang kena pukul karena manjat pagar," tutur salah satu penonton kepada Jawa Pos Radar Bali yang melihat kejadian tersebut.
Usai ricuh, banyak suporter di tribun yang diisi oleh suporter Persis memilih keluar stadion.
Sedangkan pihak kepolisian langsung sigap masuk ke dalam tribun untuk mengamankan situasi. "Saya keluar saja daripada bahaya di dalam," ujar penonton lainnya yang keluar dengan keluarga dan anak-anaknya.
Pertandingan di lapangan pun masih berjalan. Kedua tim, terutama Tim Persis tampak lebih ngotot. Sedangkan pemain Bali United lebih bermain sedikit mengulur-ngulur waktu.
Namun jelang dua menit berakhirnya pertandingan, Persis mampu mencetak gol melalui sundulan Ramadhan Sananta dimenit 94. Namun pertandingan pun akhirnya berakhir dengan skor ketat 3-2.
Baca Juga: Mengikuti Perayaan Galungan di Buleleng Gelar: Ada Tradisi Munjung di Pemakaman
"Kompetisi liga 1 tidak mudah. Tim kembali percaya diri setelah menang di rumah. Terima kasih suporter karena telah memberikan semangat ekstra ke pemain," ujar Teco.***
Editor : M.Ridwan