Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Adilson Maringa, Dulu di Caci, Kini Bikin Happy

I Wayan Widyantara • Rabu, 3 April 2024 | 19:05 WIB
HAPPY: Kiper Bali United Adilson Maringa dalam sebuah momen latihan. Performanya makin baik musim ini.
HAPPY: Kiper Bali United Adilson Maringa dalam sebuah momen latihan. Performanya makin baik musim ini.

GIANYAR, radarbali.id - Di awal karirnya berseragam Bali United, Adilson Maringa sempat tidak dipercaya berada di bawah mistar gawang. Wajar saja. Saat itu Bali United sedang terseok-seok di awal musim. Gawang kiper asal Brasil itu pun menjadi bulan-bulanan musuh karena banyak gol bersarang.

Maka tak heran jika saat itu, M. Ridho, kiper cadangan yang sempat on fire ketika Nadeo Argawinata pindah diminta untuk menggantikan posisi Maringa.

Namun, saat itu, pelatih Bali United, Stefano "Teco" Cugurra masih ngotot jika banyaknya kebobolan bukan karena Maringa semata.

 Baca Juga: Asyik! Libur Idul Fitri 2024, Lebih Dari 1 Juta Wisatawan Diprediksi Kunjungi Bali

Jelang paruh musim berakhir, perlahan Maringa mulai menemukan ritme. Begitu juga Bali United perlahan mulai meraih kemenangan dan naik ke papan atas.

Perlahan, Maringa akhirnya bisa meraih hati para penggemar Bali United. Teranyar, Ia kembali meraih man of the match saat melawan Persija Jakarta pada pekan ke-30 BRI Liga 1 2023/24 , Sabtu (30/3) malam di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar.

Saat itu, Persija  memperoleh penalti pada menit 74, namun Maringa mampu membaca arah tendangan Gustavo Almeida dan berhasil mengamankan gawang Bali United dari kebobolan.

Selain itu, sejumlah peluang berbahaya juga berhasil diamankannya berkat ketenangan dan pengalaman yang dimiliki mantan pemain Arema tersebut.

“Soal penalti bisa saya katakan tingkat keberhasilan adalah 90 persen milik striker dan 10 persen milik penjaga gawang. Tapi saya juga mempelajari sedikit soal Gustavo karena dia pemain bagus. Dia berasal dari Brasil dan saya juga orang Brasil, jadi saya bisa memahami dia,” ujarnya.

Kiper asal Brasil itu tidak lupa mengucap syukur kepada Tuhan atas kesempatan bisa mengamankan gawangnya dari kebobolan.   

“Dia (Gustavo) tendang sangat bagus dan saya bisa menangkis tendangan itu. Saya berterima kasih kepada Tuhan karena bisa menangkis tendangan dia dan kami meraih tiga poin penting di pertandingan,” ujar Maringa.

Sejauh ini, Adilson Maringa telah mengemas 124 jumlah save terbanyak sepanjang 30 pekan pertandingan Liga 1 musim ini. Dia menduduki posisi pertama dalam jajaran penjaga gawang yang berlaga bersama klub kontestan Liga 1 di Indonesia.

Meski berhasil membantu Serdadu Tridatu mengamankan tiga poin penting dan clean sheet, secara keseluruhan Maringa belum puas dengan penampilan timnya.

Sebab masih ada 4 pertandingan di musim reguler untuk mengamankan satu tiket ke babak Championship Series musim ini.

“Kami belum puas dengan hasil positif ini, karena kami selalu ingin berusaha untuk terus menjadi lebih baik di pertandingan berikutnya,” tutup Maringa.

Sementara itu, Pelatih Bali United, Stefano "Teco" Cugurra juga memberikan penilaian kepada kiper anyar yang baru direkrutnya di musim ini tersebut.

"Maringa melakukan penyelamatan yang penting. Ketika dia bisa menyelamatkan gawang dari pinalti saat melawan Persija, pemain lain menjadi lebih semangat meski kita bermain dengan sepuluh orang," pungkasnya.***

Editor : M.Ridwan
#Adilson Maringa