DENPASAR, radarbali.id - Performa Borneo FC di Liga 1 musim ini mengalami penurunan jelang kompetisi berakhir.
Setelah memastikan diri sebagai juara regular series, Borneo FC langsung terjun jurang. Tidak hanya disisa laga di regular series, tetapi juga berlanjut ke babak championship series.
“Borneo di regular series memang memiliki poin yang jauh dari klub-klub lain. Saya pikir waktu itu hanya kehilangan momentum saat melawan Madura di Championship Series. Saya lihat situasi ini di sepak bola, seperti Persib Bandung yang memiliki momentum,” ujar Teco.
Melihat hal itu, mantan pelatih fisik Persebaya Surabaya ini pun melihat ada kesempatan untuk bisa memanfaatkan momentum peforma Borneo FC yang sedang turun drastis.
“Besok (hari ini) kami punya kesempatan untuk menang di sini,” ujarnya dengan nada yakin.
Sejatinya, peluang Bali United untuk menang melawan Borneo nanti malam tipis. Selain karena kreator serangan Eber Bessa yang tidak bermain karena kartu merah di leg pertama.
lini serang Bali United juga mandeg. Terutama untuk menciptakan peluang berbahaya ke gawang lawan.
Berkaca pada pertandingan leg pertama melawan Borneo FC pun, bek kanan dan kiri Bali United dipaksa untuk tidak ikut membantu serangan karena para winger Borneo FC memiliki kecepatan untuk melakukan serangan balik. Untuk itu, Teco sendiri mematok para pemain belakangnya untuk lebih displin.
Padahal, beberapa gol yang sering diciptakan oleh Bali United juga lebih sering diinisiasi dan dicetak oleh para pemain bertahan mereka.
Namun, menghadapi Borneo FC, Teco meminta para pemain bertahannya untuk displin menjaga pertahanan dan itu terbukti ketika bermain di kandang sendiri, Borneo FC tidak bisa mencetak gol dan dampaknya, Bali United juga tidak mencetak gol.***
Editor : M.Ridwan