Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Berkat Counter Attack, Bali United  Taklukan Macan Putih, Gol Perdana Maruoka dan Brace Privat Mbarga  

I Wayan Widyantara • Senin, 12 Agustus 2024 | 04:29 WIB

 

DOMINAN: Gelandang serang Bali United, Mitsuru Maruoka tampil dominan di babak pertama lawan Persik Kediri di Stadion Brawijaya, Kediri, Jawa Timur, Minggu 11 Agustus 2024.
DOMINAN: Gelandang serang Bali United, Mitsuru Maruoka tampil dominan di babak pertama lawan Persik Kediri di Stadion Brawijaya, Kediri, Jawa Timur, Minggu 11 Agustus 2024.

KEDIRI, Radarbali.id – Persik Kediri kembali mengulang kutukan tak pernah menang dalam laga pembuka Liga 1. Kali ini penghalangnya adalah Bali United. Privat Mbarga dkk berhasil menaklukan macan putih, julukan Persik dengan skor 1-3 dalam laga yang berlangsung di Stadion Brawijaya, Kediri, Jawa Timur, Minggu 11 Agustus 2024

 

Laga berlangsung dengan cukup keras. Mengawali laga, banyak pelanggaran yang terjadi, terutama dilakukan oleh para pemain Bali United untuk menghentikan serangan dan penguasaan bola yang dilakukan oleh pemain Ze Valente dkk. Sedangkan para pemain Bali United melakukan kontra strategi.

 

Pelatih Bali United, Stefano “Teco” Cugurra tampaknya meminta anak asuhnya untuk melakukan pressing ketat terhadap para pemain Persik dan ketika mendapatkan bola, untuk segera melakukan serangan balik. Kecepatan para pemain Bali United membuat para pemain Persik pun kewalahan.

 Baca Juga: Dua Musim yang Sulit Taklukan Persik Kediri, Pelatih Bali United: Kami Harus Fokus Bisa Bertahan dan Kerja Keras untuk Menang  

Terlebih gelandang serang Bali United, Mitsuru Maruoka tampil dominan di babak pertama. Ia mampu menciptakan dua peluang yang mengancam gawang lawan dan satu di antaranya berhasil berbuah gol. Atau tepatnya di menit 18, Maruoka melakukan tembakan ke sudut bawah kanan kiper Persik yang dijaga Leonardo.

 

Unggul 0-1, tak mengubah taktik dari permainan yang dilakukan oleh Bali United. Meski kalah dalam penguasaan bola, namun dari segi peluang, Bali United lebih dominan. Setidaknya, di babak pertama, Bali United mendapatkan 6 peluang berbahaya, namun hanya satu yang menjadi gol.

 

Sedangkan Persik, meski menguasai 68 persen penguasaan bola, mereka hanya mendapatkan satu peluang saja. Jelang menit akhir, atau di menit 42, Maruoka yang tampil cekatan pun harus ditandu keluar dan Kenzo Nambu dimainkan Teco. Namun skor di babak pertama masih tertahan 0-1.

 Baca Juga: Duet Samurai Jepang Menjadi Pengendali Lini Tengah, Hal ini yang Dilakukan Bali United Jelang Tanding Lawan Persik Kediri

Di babak kedua, Persik mencoba melakukan serangan, namun lagi-lagi kandas karena kedisiplinan para pemain bertahan Bali United. Bahkan, di menit ke 50, Privat Mbarga berhasil membobol gawang Persik setelah mendapatkan umpan panjang dari Made Tito Wiratama. Privat dengan nomor punggung barunya, yakni 10 berhasil lepas dari 3 pemain Persik dan mengolongi Leonardo.

 

Skor 0-2 pun membuat Persik melakukan perubahan strategi. Tiga pemain langsung diganti, yakni Samir digantikan Supriadi, Osman diganti Walian dan Chand diganti Fane. Namun sayangnya belum adungnya para pemain anyar Persik ini membuat pertahannya lubang. Strategi counter attack pun kembali memakan korban.

 

Rahmat Arjuna, pemain sayap serang Bali United berhasil memanfaatkan celah di kiri lawan dan memberikan assist kepada Privat Mbarga yang lepas dari pengawalan. Pemain naturalisasi Timnas Kamboja itu pun kembali membukukan namanya di papan skor dan membuat Bali United unggul 0-3 di menit 69.

 

Lima menit kemudian, Persik pun akhirnya pecah telur. Bayu Otto berhasil mencetak gol di dan mengubah skor menjadi 1-3. Melihat situasi ini, tim pelatih Bali United tak mau kecolongan lagi. Pergantian pemain pun dilakukan. Tito diganti oleh Lutfi Kamal, Rahmat Arjuna diganti Irfan Jaya hingga Everton pun diganti M. Rahmat.

 Baca Juga: Liga 1 Musim 2024/2025, Suporter Optimistis Bali United Capai Target

Di lini bertahan, Kenzo Nambu pun digantikan Bagas Adi. Sejatinya tidak ada perubahan taktik dan strategi yang dilakukan Teco, namun pergantian penting dilakukan untuk kembali menyegarkan tim yang dianggap telah bekerja keras dan bermain cepat yang menyedot kondisi fisik pemain.

 

Dan hingga wasit meniup peluit panjang, skor pun tetap 1-3 untuk kemenangan pertama di laga perdana Bali United. ”Hari ini kami punya performance bagus, Saya pikir semua pemain kami punya semangat tinggi untuk kami bisa menang di sini (kandang persik Kediri),” ujar Teco usai laga.

 

Teco menyebut, tim Persik memiliki kualitas yang bagus, tetapi para pemain Bali United bisa bermain lebih bagus dari babak pertama. “Kami bisa cetak satu gol di babak pertama. Dan kami punya beberapa peluang lebih serta di babak kedua kami bisa menambah gol. Di menit terakhir, mereka lebih menyerang dan kami lebih bertahan,” ungkapnya.

 Baca Juga: Skuad Serdadu Tridatu Memperkenalkan Jersey Teranyar, Usung Tema Berjuang Bersama,  Tuangkan Tokoh Babad Tanah Bali

Sementara itu, Pelatih Persik Kediri, Marcelo Rospide mengatakan di awal pertandingan, timnya bisa mengendalikan pertandingan. ”Kami sudah coba menekan lawan, namun belum sesuai dengan apa yang kami harapkan,” sebutnya.

 

Kemudian di babak kedua, timnya kembali berhasil mengendalikan permainan namun Bali United dianggapnya cukup kuat dalam bertahan. ”Saat serangan balik, kami kebobolan. Kami coba lagi untuk menyerang, namun belum sesuai harapan. Dalam pertandingan berikut, semoga kami lebih baik,” ujarnya.  ***

 

 

 

Editor : Made Dwija Putera
#liga 1 #privat mbarga #persik kediri #gol perdana #bali united #stadion brawijaya