Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Bali United Pulang Gigit Jari, Keok Lawan Borneo FC Samarinda, Teco Bela Diri  

I Wayan Widyantara • Kamis, 29 Agustus 2024 | 02:50 WIB

 

TANDING: Bali United saat  tanding lawan Borneo FC Samarinda di Stadion Batakan, Balikpapan,  Selasa  27 Agustus 2024.
TANDING: Bali United saat tanding lawan Borneo FC Samarinda di Stadion Batakan, Balikpapan, Selasa 27 Agustus 2024.

BALIKAPAN, Radarbali.id – Bali United harus pulang dengan gigit jari ke Bali seusai dikalahkan Borneo FC Samarinda dengan skor 2-0 di Stadion Batakan, Balikpapan pada Selasa (27/8). Kekalahan tersebut memperpanjang rekor Bali United untuk bisa menang dari Borneo dalam 7 pertemuan terakhir.

 

Dua gol Borneo FC diciptakan oleh Christophe Nduwarugira pada menit 41 dan Mariano Peralta di menit 73. Secara statistik, Bali United pun dipecundangi dengan kalah penguasaan bola 71 persen berbanding 29 persen. Namun secara peluang, Bali United unggul tipis, yakni 14 peluang berbanding 12 peluang.

 

Secara permainan, Bali United memang memiliki banyak kesalahan individu. Serangan terbangun tidak berjalan dengan baik. Pemain Bali United terlihat begitu susah mendapatkan bola dan begitu mudah kehilangan bola. Bahkan, sangat minim peluang yang bisa membahayakan penjaga gawang yang dijaga Nadeo Argawinata.

 Baca Juga: Duo Bali United Bawa Timnas U-19 Indonesia Tumbangkan Argentina dengan Skor 2-1 di Seoul Earth on Us Cup 2024

Melihat hal ini, Pelatih Bali United, Stefano “Teco” Cugurra pun melakukan pembelaan timnya. Ia menyayangkan kualitas rumput stadion dan soal keputusan wasit yang tidak fokus dalam memutuskan kejadian yang terjadi di lapangan. 

 

”Mungkin awal pertandingan kami memiliki peluang tetapi kami harus mengakui kualitas di lapangan. Mungkin di Balikpapan ini banyak ada pertandingan sehingga kualitas lapangan menurut saya kurang bagus untuk Liga 1,” ujarnya usai pertandingan. 

 

Selain itu, Teco juga mengkritik keras tidak hanya perangkat pertandingan yang ada di lapangan tetapi juga wasit di dalam ruangan yang memeriksa VAR. ”Lalu kami punya penalti, di mana Nadeo tabrak Irja dan di mana wasit VAR, saya tidak tahu di mana,” serunya. 

 Baca Juga: Brandon Wilson, Gelandang “Pengangkut Air” Bali United: Saya Nyaman di Sini  

Kekalahan ini tentunya membawa Bali United terpental dari peringkat lima besar dan sebaliknya Borneo FC bersaing dengan PSM Makassar di papan atas dengan perolehan poin sempurna dari tiga laga yang dilakoni di awal musim ini. Melihat hal ini, Teco pun berharap timnya bisa bangkit kembali.

”Kami harus fokus pertandingan ke depan karena punya dua pertandingan di rumah. Mudah-mudahan bisa main bagus di rumah dan menang dua pertandingan di rumah,” tutup Teco. ***

 

Editor : Made Dwija Putera
#liga 1 musim #Bali United vs Borneo FC #serdadu tridatu #stefano 'teco' cugurra