Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Johnny Jansen Tak Mau Berpuas Diri Meskipun Ujicoba Bali United Bagus, Ini Kekurangan Bali United yang Wajib Segera Dibenahi

I Wayan Widyantara • Senin, 28 Juli 2025 | 17:05 WIB
TAK MAU BERPUAS DIRI: Pelatih kepala Bali United, Johnny Jansen. (foto: Miftahuddin/Radar Bali)
TAK MAU BERPUAS DIRI: Pelatih kepala Bali United, Johnny Jansen. (foto: Miftahuddin/Radar Bali)

GIANYAR, Radar Bali.id- Meskipun pertandingan Bali United vs PSIM Jogja bertajuk laga uji coba, namun pelatih kepala Bali United, Johnny Jansen, menyambut hasil tersebut dengan rasa puas. Ia memuji kerja keras para pemainnya, terutama pada 90 menit pertama pertandingan.

Pelatih berkebangsaan Belanda yang ditunjuk sebagai pelatih kepala Bali United per 1 Juli 2025, menggantikan posisi Stefano Cugurra itu juga tetap menyoroti aspek pertahanan tim yang menurutnya masih perlu dan bisa ditingkatkan lagi agar lebih kokoh.

Pria yang sebelumnya pernah melatih PEC Zwolle, sebuah klub Eredivisie (kasta tertinggi Liga Belanda) ini segala progresi perkembangan memang sudah terasa dalam menyerang. Tapi lini pertahanan tetap wajib dibenahi.

 Baca Juga: Mantap! Laga Ujicoba Bali United vs PSIM Jogjakarta: Serdadu Tridatu Gulung Laskar Mataram 6-0

”Saya sangat senang dengan laga hari ini, terutama di 90 menit. Para pemain menampilkan permainan terbaik mereka,” ujar pria usia 50 tahun ini seusai pertandingan.

”Kami bisa menekan lawan dengan baik, melakukan intersepsi yang efektif, dan menjalankan serangan balik dengan rapi. Tapi saya juga menilai lini pertahanan seharusnya bisa tampil lebih solid,” tambahnya.

 Baca Juga: Usai Dihajar Setengah Lusin Gola Tanpa Balas, Pelatih PSIM Jogja Mengaku Begini

Jansen juga mengapresiasi kontribusi para pemain asing dan lokal yang mampu menyatu dalam permainan kolektif tim. Ia menyebut laga ini bukan hanya sebagai tolok ukur kesiapan skuad, tetapi juga kesempatan memberikan menit bermain merata, terutama dengan adanya babak ketiga selama 45 menit tambahan.

 Baca Juga: Serdadu Tridatu Jadwalkan Dua Laga Uji Coba Lagi, Versus PSIM dan Deltras Sidoarjo

”Kami memainkan 135 menit hari ini karena ini bagian dari pramusim. Semua pemain harus mendapatkan menit bermain. Itu penting untuk membangun ritme dan fisik mereka sebelum liga dimulai,” ujar Jansen. [*]

Editor : Hari Puspita
#Johnny Jansen #serdadu tridatu #Super League #bali united