GIANYAR, Radar Bali.id – Serdadu Tridatu masih minim gol hingga laga pekan ke-5. Nah, terkait produktivitas gol Bali United yang masih minim, Coach Johnny tidak menampik hal tersebut.
Namun, ia menilai situasi masih dalam proses perbaikan.Di sisi lain, Jansen mengakui bahwa Serdadu Tridatu akan lebih “aman” bila mampu mencetak banyak gol.
”Kami memang harus mencetak lebih banyak gol. Kami punya penyerang, dan mereka tahu tanggung jawabnya. Kami bantu mereka dengan skenario latihan agar bisa lebih tajam di depan gawang,” katanya.
Baca Juga: PSIM Waspadai Tiga Pemain Eksplosif Bali United, Brajamusti Desak Pelatih Parkir Pemain Ini
Ia juga membela keputusan taktis tim, termasuk pilihan pemain, seperti gelandang bertahan,Tim Receveur yang beberapa kali diplot sebagai bek tengah. Keputusan ini sempat dipertanyakan karena peran ganda Tim dan minimnya menit bermain Karel, pemain muda yang lebih banyak bersama tim nasional.
”Tim bisa bermain sebagai bek tengah maupun gelandang. Kami pilih memainkan dia sebagai bek tengah karena butuh stabilitas. Soal Kadek Arel, dia lebih banyak dengan timnas, jadi waktu adaptasinya dengan kami masih terbatas,” terang Johnny.
Saat pra musim, Bali United tercatat sempat menang 6-0 atas PSIM dalam laga pramusim. Namun Coach Johnny dan Mike kompak menolak jemawa. Menurut mereka, PSIM adalah tim yang punya sejumlah pemain berbahaya dan bisa saja tampil mengejutkan.
Laga ini diprediksi berlangsung ketat. Bermain di kandang sendiri dengan dukungan penuh suporter, Bali United lebih diunggulkan. Namun PSIM bukan lawan yang bisa dipandang sebelah mata, apalagi jika melihat tren kejutan yang sering mereka buat di musim ini.
Kemenangan akan sangat berarti bagi Bali United untuk merangsek ke papan atas klasemen sementara di Super League 2025/2026.
Saat ini, tim asuhan Johnny Jansen masih berjuang menemukan konsistensi setelah sempat terseok di awal musim. [*]
Editor : Hari Puspita