RADAR BALI – Menjelang pembukaan bursa transfer paruh musim Super League 2025/2026, Bali United FC mulai bergerak agresif untuk memperkuat kedalaman skuadnya.
Klub berjuluk Serdadu Tridatu ini dikabarkan tengah menjajaki komunikasi dengan dua pemain asing potensial, yakni Diego Campos asal Kosta Rika dan Kouadio Yann Kouakou yang berkebangsaan Malawi.
Langkah ini menyusul upaya manajemen untuk mengamankan posisi di papan atas klasemen, setelah sebelumnya resmi memperkenalkan gelandang serang asal Jepang, Teppei Yachida.
Gelandang Timnas Kosta Rika Diego Campos
Nama Diego de Jesús Campos Ballestero menjadi perbincangan hangat di kalangan pendukung Bali United.
Pemain berusia 30 tahun ini memiliki profil yang cukup mentereng dengan pengalaman bermain di berbagai liga dunia, termasuk MLS di Amerika Serikat bersama Chicago Fire.
Campos juga sempat mecicipi kompetisi di Eropa bersama klub Norwegia dan Swedia.
Profil Diego Campos:
Kewarganegaraan: Kosta Rika
Posisi: Sayap Kiri / Gelandang Serang
Klub Terakhir: LD Alajuelense (Liga Utama Kosta Rika)
Nilai Pasar: Sekitar Rp10,43 Miliar
Statistik Timnas: Mencatatkan 3 caps dan 1 gol bersama Timnas Senior Kosta Rika.
Campos dikenal sebagai pemain yang fleksibel. Selain fasih bermain di sektor sayap kiri, ia juga bisa dioperasikan sebagai gelandang serang (shadow striker).
Berstatus tanpa klub sejak 1 Januari 2026, peluang Bali United untuk menggaetnya sangat besar, meski harus bersaing dengan klub asal Guatemala, Antigua GFC.
Target Man Jangkung Didikan PSG Kouadio Yann Kouakou
Selain sektor sayap, Bali United juga dikaitkan dengan penyerang tengah asal Malawi, Kouadio Yann Kouakou.
Pemain yang pernah menimba ilmu di akademi Paris Saint-Germain (PSG) ini diproyeksikan untuk menambah daya gedor di lini depan.
Profil Kouadio Yann Kouakou:
Kewarganegaraan: Malawi (memiliki paspor Prancis)
Tinggi Badan: 1,88 meter
Posisi: Depan-Tengah (Striker)
Kelebihan: Postur jangkung yang kuat dalam duel udara dan kaki dominan kanan.
Kouakou, yang saat ini berusia 26 tahun, memiliki nilai pasar di kisaran Rp869 juta.
Kehadirannya bisa menjadi opsi menarik bagi pelatih Johnny Jansen jika ingin menerapkan strategi target man di dalam kotak penalti lawan.
Menanti Pengumuman Resmi
Hingga saat ini, manajemen Bali United masih menutup rapat informasi terkait kesepakatan final kedua pemain tersebut. Media Officer Bali United, Alexander Mahaputra, menghimbau para pendukung untuk bersabar menunggu rilis resmi dari klub.
"Sejauh ini baru Teppei Yachida yang resmi. Terkait pemain baru lainnya, sebaiknya menunggu informasi resmi karena jendela transfer baru akan dibuka sepenuhnya pada pertengahan Januari," ungkapnya.
Jika kedua transfer ini terwujud, Bali United akan memiliki komposisi pemain asing yang sangat mewah untuk mengarungi putaran kedua Super League 2025/2026.***
Editor : Ibnu Yunianto